Lestarikan Seni Tradisi, Disbudporapar Gelar Madihin di RRI Banjarmasin
- 07 Agt 2026 18:22 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Halaman RRI Banjarmasin dipadati masyarakat yang antusias memeriahkan kegiatan lomba madihin pada Jumat sore, 7 Agustus 2026. Ajang yang mengusung tema "Melestarikan Madihin Menjaga Warisan Banjar" ini diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin.
Puluhan peserta dari berbagai kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan beradu bakat demi memperebutkan total hadiah jutaan rupiah. Seluruh peserta membawakan syair-syair khas madihin yang mengusung tema peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke-500.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Banjarmasin, H.M. Yamin HR yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Muhammad Taufik Rivani. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam merawat seni madihin sebagai identitas kebudayaan Banjar.
"Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Banjarmasin berupaya memberikan ruang apresiasi kepada para seniman. Semoga kegiatan ini menjadi wujud komitmen kita bersama dalam perkembangan kebudayaan daerah," ujarnya.
Taufik juga menekankan nilai strategis dari kolaborasi bersama RRI Banjarmasin sebagai sarana publikasi kesenian daerah. Menurutnya, keterlibatan media sangat efektif untuk menarik minat mssyarakat dalam merawat tradisi lokal.
"Karena bagaimanapun peran media sangat berdampak terhadap kegiatan pelestarian seperti ini. Terutama untuk menggaet generasi muda," katanya menambahkan.
Sementara itu, Kepala Disbudporapar Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil, menjelaskan ajang ini dirancang sebagai wadah pembinaan serta regenerasi seniman madihin. Langkah tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi penerus madihin yang berkualitas di Banua.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Banjarmasin ke-500. Selain pentas, kegiatan ini juga sebagai upaya meregenerasi para pemadihin kita," ujarnya.
Ia menambahkan para pemenang lomba nantinya akan diproyeksikan untuk tampil dalam berbagai agenda resmi Pemerintah Kota Banjarmasin. Keberlanjutan apresiasi ini diberikan agar para pemadihin muda terus memiliki ruang untuk berkembang.
Di sisi lain, pihak panitia menghadirkan tiga dewan juri ahli dari lintas generasi dan latar belakang. Ketiga juri tersebut adalah maestro madihin Anang Syahrani, praktisi akademisi Budi Zakia Sani, serta perwakilan madihin milenial Syahril.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....