Ria Resty Fauzy Rilis “Rindu yang Menyiksa” di Momen 40 Tahun Berkarya

  • 03 Jul 2026 18:52 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Ria Resty Fauzy merilis single “Rindu Yang Menyiksa” sebagai penanda 40 tahun berkarya.
  • Lagu “Rindu Yang Menyiksa” diperkenalkan bersamaan dengan konser spesial pada 27 Juni 2026.
  • Lagu “Rindu Yang Menyiksa” menjadi karya baru Ria setelah lebih dari dua dekade vakum dari industri rekaman.
  • Lagu ciptaan Dommy Alen diproduseri langsung oleh Ria Resty Fauzy.
  • Ria menegaskan kembali bermusik bukan untuk mengejar popularitas, melainkan karena kecintaannya pada musik.

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Penyanyi pop senior Ria Resty Fauzy menandai empat dekade kiprahnya di industri musik Indonesia dengan merilis single terbaru berjudul “Rindu Yang Menyiksa”. Lagu tersebut diperkenalkan bersamaan dengan konser spesial “40 Tahun Berkarya Ria Resty Fauzy” yang digelar di Ballroom Golden Boutique Hotel Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 27 Juni 2026.

Single ciptaan Dommy Alen itu diproduseri langsung oleh Ria Resty Fauzy sebagai simbol dimulainya babak baru dalam perjalanan bermusiknya. Setelah lebih dari dua dekade tidak merilis karya rekaman baru, ia kembali menyapa penikmat musik dengan karakter vokal yang telah menjadi ciri khasnya sejak era 1980-an.

“Rindu Yang Menyiksa” hadir dalam balutan musik pop bernuansa melankolis dengan aransemen yang sederhana namun kuat secara emosional. Melalui lagu ini, Ria ingin membuktikan bahwa karya yang lahir dari kejujuran rasa tetap mampu menyentuh pendengar di tengah perkembangan industri musik.

Ria Resty Fauzy dikenal sebagai salah satu penyanyi pop yang mewarnai industri musik Indonesia pada dekade 1980-an hingga 1990-an. Namanya melejit lewat lagu-lagu seperti “Cintaku Sedalam Lautan Atlantik”, “Sinar Matamu Bagai Besi Sembrani”, “Cintaku Sampai ke Ethiopia”, “Sepatu Dari Kulit Rusa”, dan “Kututup Layar Cintaku”, yang juga populer di Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura.

Ria Resty Fauzy memperkenalkan single terbaru "Rindu Yang Menyiksa" bertepatan dengan perayaan 40 tahun perjalanan kariernya di industri musik Indonesia. (Foto: Ria Resty Fauzy Management)

Selama berkarier, Ria berhasil meraih berbagai penghargaan, termasuk lima Golden Record, BASF Awards 1987 untuk lagu “Cintaku Sampai ke Ethiopia”, serta HDX Awards 1988 melalui “Kututup Layar Cintaku”. Rekam jejak tersebut mengukuhkan posisinya sebagai salah satu ikon musik pop Indonesia yang tetap dikenang lintas generasi.

Perayaan 40 tahun berkarya semakin istimewa dengan kehadiran sejumlah musisi senior, seperti Obbie Messakh, Endang S. Taurina, Ratih Purwasih, Lies Meinawati, Julian Dekrita, Etrie Jayanti, dan Gandhi S. Mereka membawakan lagu-lagu yang menjadi bagian dari perjalanan panjang karier Ria, sekaligus menghadirkan suasana penuh nostalgia bagi para penonton.

Ria menegaskan bahwa keputusannya kembali berkarya bukan didorong keinginan mengejar popularitas ataupun materi. Baginya, musik telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupannya selama 40 tahun.

“Bagi saya, kembali bernyanyi bukan soal mengejar popularitas atau materi,” ujar Ria Resty Fauzy dalam rilis Ascada Musik Indonesia. “Musik sudah menjadi bagian dari hidup saya selama 40 tahun, dan panggung selalu punya tempat yang tidak bisa digantikan apa pun.”

Melalui “Rindu Yang Menyiksa”, Ria berharap dapat membuka lembaran baru dalam perjalanan musiknya sekaligus kembali menjangkau penikmat musik lintas generasi. Ia meyakini, selama masih ada pendengar yang menghargai karya-karyanya, semangat untuk terus berkarya akan selalu hidup.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....