ASBAK Band Rilis “Hidup Tanpa Cinta”, Ledakan Emosi Patah Hati
- 22 Jun 2026 16:53 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - ASBAK Band yang dibentuk sejak 13 Januari 2008 terus mempertahankan eksistensinya di industri musik Tanah Air meski telah melewati berbagai dinamika perjalanan karier. Sejak 2022, formasi terbaru band ini diisi oleh Capoenk pada gitar, Jovan sebagai vokalis, dan Gondray pada bass yang tetap menjaga identitas musik mereka.
ASBAK Band merilis single “Hidup Tanpa Cinta” pada 19 Juni 2026 melalui Ascada Musik sebagai bagian dari EP terbaru mereka. Lagu ini menjadi bentuk pengakuan emosional atas kehilangan yang dialami, sekaligus ungkapan rasa sakit yang mendalam.
Vokalis Jovan menyebut lagu ini menggambarkan kondisi seseorang yang secara fisik masih hidup, namun secara emosional telah kehilangan makna setelah ditinggalkan sosok yang dicintai. Ia menegaskan bahwa karya tersebut mewakili perasaan banyak orang yang mengalami patah hati mendalam.
“Lagu ini mewakili orang-orang yang raganya masih bernapas,” ujar Jovan, vokalis ASBAK. “Tapi jiwanya sebenarnya sudah mati sejak hari mereka kehilangan sosok itu,”.
Berbeda dari lagu patah hati pada umumnya, ASBAK Band menghadirkan “Hidup Tanpa Cinta” dengan distorsi gitar yang tebal dan hentakan drum yang intens. Pendekatan ini membuat emosi dalam lagu terasa lebih kuat dan meledak.
Gitaris Capoenk menjelaskan bahwa pihaknya ingin pendengar tidak hanya merasakan kesedihan, tetapi juga gejolak emosi yang terkandung dalam lagu tersebut. Ia menegaskan bahwa karya ini menjadi bukti konsistensi ASBAK Band dalam berkembang tanpa kehilangan jati diri.
Single ini merupakan salah satu dari enam lagu dalam EP ASBAK Band yang dirampungkan pada 2026 dan dirilis secara bertahap. Dua lagu sebelumnya, yakni “Izinkan Aku Menjagamu”, “Tertunda Bukan Akhir”, dan “Sampai Kapan Kupendam” telah lebih dulu dirilis pada April hingga Juni 2026.
ASBAK Band menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan variasi musik dalam setiap karya. Mereka meyakini eksplorasi adalah kunci untuk tetap relevan di industri musik tanpa meninggalkan karakter yang telah dibangun sejak awal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....