Hunter Omegahorn, Seri Kedua Project Red, Siap Tayang Juli 2026

  • 22 Jun 2026 18:13 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Seri kedua dari franchise Project Red berjudul Hunter Omegahorn resmi diumumkan dan dijadwalkan tayang pada Juli 2026. Serial terbaru garapan Toei ini hadir setelah Super Space Sheriff Gavan Infinity yang menjadi seri pembuka dalam proyek tokusatsu Project Red.

Mengusung latar dunia yang masih terhubung dengan seri sebelumnya, Hunter Omegahorn akan menyajikan kisah unik. Yakni tentang persahabatan antara manusia dan seekor binatang raksasa dalam sebuah konflik yang dikenal sebagai "Pertempuran Pemburu".

Dikutip dari keterangan resmi yang dimuat di tv-asahi.co.jp, tokoh utama dalam serial ini adalah Shout the Flame, seorang pemburu harta karun yang hidup serba kekurangan namun memiliki kemampuan membaca aksara kuno. Suatu hari ia bertemu dengan Enkaku, Raja Binatang Bertanduk yang dapat mengambil wujud manusia.

Pertemuan tersebut mengubah takdir Shout dan membawanya ke dalam berbagai Pertempuran Pemburu. Bersama sejumlah pemburu unik yang mereka temui sepanjang perjalanan.

"Tokoh utama cerita ini adalah Shout the Flame, seorang pemburu harta karun yang hidup serba kekurangan namun mahir membaca aksara kuno. Pertemuannya dengan Enkaku, Raja Binatang Bertanduk yang dapat mengambil wujud manusia, akan mengubah takdirnya secara drastis. Meskipun awalnya ragu, Shout dan Enkaku kemudian menjadi teman dekat dan terlibat dalam Pertempuran Pemburu bersama berbagai pemburu unik lainnya," demikian keterangan resmi yang dikutip dari tv-asahi.co.jp.

Latar dunia Kakusei Hunter Omegahorn mengisahkan masa ketika makhluk kolosal yang dikenal sebagai Binatang Bertanduk menguasai dunia dengan kekuatan luar biasa. Namun, pada suatu masa mereka disegel ke dalam artefak bernama Egolgia dan menghilang dari muka bumi.

Berabad-abad kemudian, manusia menemukan cara memanfaatkan kekuatan yang tersimpan di dalam Egolgia melalui perangkat bernama Horn Awakener. Para pengguna kekuatan tersebut kemudian dikenal sebagai Pemburu.

Cerita berfokus pada Flame Shout yang secara tidak sengaja menemukan Horn Awakener Omega Horn dan sebuah Egolgia di reruntuhan kuno. Saat mengaktifkan artefak tersebut, ia membangkitkan Flame Horn, seekor Binatang Bertanduk raksasa yang melihat potensi seorang pemimpin dalam diri Shout dan memberinya gelar Captain Omegahorn.

Sejak saat itu, Shout dan Flame Horn bertarung bersama dalam berbagai Hunter Battle melawan pemburu lain yang berusaha merebut Egolgia demi kekuasaan, impian, dan ambisi pribadi. Perjalanan tersebut juga menjadi proses bagi Shout untuk mengembangkan ego serta keyakinannya sebagai seorang pemburu sejati.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....