Pay Burman Perkenalkan “Manusia Indonesia” Bersama Irang Arkad dan Ranie Klees

  • 13 Jun 2026 12:44 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Lagu “Manusia Indonesia” karya Pay Burman dirilis oleh SINERGY FOR INDONESIA pada penghujung Mei 2026 dalam album kebangsaan “10 Windu Indonesia”.
  • Lagu ini mengangkat narasi tentang identitas manusia Indonesia yang terbentuk dari kekayaan alam, budaya, dan keragaman bangsa.
  • Aransemen musik mengusung genre rock dengan sentuhan blues ringan yang kuat namun tetap mudah dinikmati.
  • Vokal dibawakan oleh Irang Arkad dan Ranie Klees dengan karakter suara rock yang khas dan emosional.
  • Kolaborasi ini bertujuan menyampaikan pesan kebangsaan melalui karya musik modern lintas generasi.

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Lagu berjudul “Manusia Indonesia” karya Pay Burman baru saja dirilis oleh SINERGY FOR INDONESIA pada penghujung Mei 2026 sebagai bagian dari album kebangsaan “10 Windu Indonesia”. Karya ini menarasikan sosok manusia Indonesia yang lahir dari kekayaan alam, budaya, serta keragaman yang membentuk jati diri bangsa.

Lagu tersebut dikemas dengan sentuhan musik rock berbalut blues ringan. Pendekatan ini menghadirkan nuansa yang kuat, namun tetap mudah diterima oleh pendengar dari berbagai kalangan.

Melalui aransemen tersebut, pesan dalam lirik disampaikan secara lebih ekspresif dan emosional. Perpaduan rock dan blues menjadikan lagu ini memiliki karakter yang tegas sekaligus hangat.

Vokal lagu dibawakan oleh Irang Arkad dan Ranie Klees yang memiliki karakter suara rock yang khas. Keduanya memperkuat pesan lagu melalui interpretasi vokal yang selaras dengan konsep musik yang diusung.

Artwork Irang Arkad dan Ranie Klees dalam single “Manusia Indonesia” karya Pay Burman yang dirilis oleh SINERGY FOR INDONESIA. (Foto: SINERGY FOR INDONESIA)

Secara keseluruhan, “Manusia Indonesia” menawarkan warna musik yang berbeda bagi penikmat rock dan blues, khususnya generasi muda. Lagu ini juga menjadi ruang refleksi tentang identitas dan kebangsaan dalam kemasan musik modern.

Single ini merupakan bagian dari album kebangsaan “10 Windu Indonesia” yang digagas oleh Ahmad Doli Kurnia Tandjung sebagai eksekutif produser sekaligus pendiri Sinergy for Indonesia. Proyek ini diharapkan dapat memperkuat semangat kebangsaan melalui karya musik lintas generasi.

Dalam proyek tersebut, Pay Burman bertindak sebagai head produser, sementara Rio Ricardo berperan sebagai co-produser. Kolaborasi ini menjadi upaya menghadirkan karya musik yang tidak hanya menghibur, tetapi juga membawa pesan kebangsaan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....