Pesan Kehidupan dalam Lagu Banjar Sangu Batulak
- 09 Mar 2026 12:04 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Lagu Banjar Sangu Batulak karya maestro musik Banua Anang Ardiansyah dikenal luas di Kalimantan Selatan. Lagu ini tidak hanya menghadirkan melodi yang khas, tetapi juga menyimpan pesan kehidupan yang sederhana namun sangat mendalam.
Melalui liriknya, lagu ini mengajak pendengar merenungkan perjalanan hidup manusia. Salah satu baitnya berbunyi “Mun jadi tulak apa sanguku?” yang berarti jika suatu saat harus pergi, apa bekal yang akan dibawa. Pertanyaan ini menjadi inti dari pesan yang ingin disampaikan lagu tersebut.
Lirik berikutnya memberikan jawaban bahwa bekal paling berharga bukanlah harta atau kemewahan dunia. Lagu ini menegaskan bahwa doa, iman, dan amal baiklah yang menjadi bekal utama dalam menjalani kehidupan.
Selain itu, lagu ini juga menggambarkan perasaan haru saat seseorang harus meninggalkan tempat yang dicintai. Ungkapan tentang air mata yang mengalir dan kampung yang jauh menggambarkan perjalanan hidup yang sering kali diiringi rasa rindu dan perpisahan.
Pada bagian lain, lagu ini juga mengajarkan nilai spiritual yang kuat. Lirik “Mulai lawan Bismillah, batis nang kanan kulangkahakan, lalu tawakkal alallah” mengingatkan bahwa setiap langkah hidup sebaiknya dimulai dengan menyebut nama Tuhan dan diiringi sikap tawakal.
Pesan ini menjadi pengingat bahwa manusia tidak selalu mampu mengendalikan semua hal dalam hidup. Namun dengan doa dan keyakinan kepada Allah, setiap perjalanan akan terasa lebih kuat dan penuh harapan.
Melalui karya ini, Anang Ardiansyah tidak hanya menghadirkan lagu daerah yang indah, tetapi juga menanamkan nilai moral dan spiritual kepada masyarakat. Lagu Sangu Batulak pun tetap relevan hingga kini sebagai pengingat bahwa bekal terbaik dalam hidup adalah amal dan iman di dalam dada.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....