Film Kuyank Perkenalkan Mitos Banjar ke Layar Lebar

  • 25 Jan 2026 23:27 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Film Kuyank menjadi pembuka deretan film horor nasional tahun 2026 dengan mengangkat kisah dari mitos masyarakat Banjar, Kalimantan Selatan. Sutradara Johansyah Jumberan memilih mitos kuyank karena dinilai ikonik dan mudah dikenali oleh masyarakat luas.

“Kuyank dipilih karena merupakan salah satu urban legend yang terkenal dari Kalimantan dan mudah dikenali,” ujar Johansyah. “Kekuatan cerita lokal menjadi daya tarik utama film ini.”

Sebelum penayangan resmi, Kuyank telah menggelar pemutaran khusus di Jakarta dan mendapat beragam respons positif. Salah satu pemeran, Jolene Marie, menyebut penonton menyukai film ini karena tidak sekadar menyajikan horor, tetapi juga menjadi selebrasi budaya Banjar.

Dayu Wijanto, salah satu pemeran Kuyank, menilai film ini patut menjadi contoh dalam konsep pengenalan budaya. Hal tersebut ia sampaikan dalam dialog bersama para pemeran di Studio Pro2 RRI Banjarmasin, Minggu, 25 Januari 2026.

“Ini sesuatu yang berbeda dan perlu ditiru oleh banyak film lain,” ujar Dayu. “Tidak hanya menghadirkan euforia, tetapi juga memperkenalkan budaya secara detail dan matang.”

Sementara itu, Hazman Al-Idrus, pemeran asal Malaysia, menyebut eksplorasi budaya Banjar dalam film ini menjadi pengalaman baru baginya. Ia menilai kehidupan masyarakat yang berorientasi pada sungai menjadi hal unik bagi penonton luar daerah.

“Budayanya sangat kaya, melihat aktivitas sehari-hari yang menjadikan sungai sebagai jalur utama terasa asing bagi kami,” ucap Hazman. “Film ini efektif memperkenalkan budaya Banjar kepada penonton yang belum mengenalnya.”

Pemeran utama Putri Intan Kasela mengajak masyarakat menonton Kuyank karena menyuguhkan sudut pandang yang berbeda. Ia menyebut film ini menampilkan cerita dari perspektif kuyank secara langsung.

“Ini adalah sudut pandang kuyank, dan penonton akan tahu bahwa kuyank bukan sekadar hantu, tetapi manusia,” ujar Putri.

Film Kuyank disutradarai oleh Johansyah Jumberan dan diproduksi oleh Darihati Films. Film ini merupakan prekuel dari Saranjana: Kota Gaib dan dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 29 Januari 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....