Gala Premier Film Kuyank Kental Adat Banjar

  • 25 Jan 2026 09:58 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Gala Premier Film "Kuyank" digelar meriah di KCM Belda (Kota Citra Mall Belitung Darat) pada Sabtu sore (24/1/26). Acara dikemas dengan nuansa adat Banjar yang sangat kental sejak pembukaan, menghadirkan kekayaan budaya lokal Kalimantan Selatan ke ruang publik modern.

Pemeran utama film Kuyank, Rio Dewanto yang memerankan tokoh Badri dan Putri Intan Kasela sebagai Rusmiati, tampil memukau. Rio mengenakan busana pengantin adat Banjar.

Keduanya menjalani prosesi Ba’usung yang diiringi Sinoman Hadrah. Ini menciptakan suasana sakral sekaligus meriah yang disambut antusias oleh para tamu undangan dan pengunjung KCM.

Usai prosesi pembukaan, rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi Meet n’ Greet di Panggung Jumpa Square. Para penonton dan penggemar mendapatkan kesempatan berinteraksi dengan pemeran film dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban.

Shouma Hadzir yang berperan sebagai Nina, adik Badri, mengungkapkan perasaannya saat menghadiri nonton bareng di Studio Kota 3 pada pukul 21.00 WITA. Ia tidak menyangka bisa beradu akting dengan aktor aktris papan atas dalam sebuah film yang mengangkat legenda lokal daerah asalnya.

“Hari ini kaya berasa campur aduk perasaan, karena biasanya ke bioskop nonton film orang dan sekarang ulun sendiri yang ditonton dalam sebuah film. Bangga banget karena film ini akan ditayangkan di seluruh Indonesia,” ujar Shouma.

Setelah selesai nonton bareng, Shouma mengatakan bahwa detail adat dan tradisi Banjar benar-benar diperhatikan dalam setiap adegan film. “Kami syuting di Negara dan Kandangan dengan kearifan lokal yang masih hidup di sana. Jadi warga Kalsel wajib menonton dan mendukung film karya anak Banua yang sudah menasional ini,”. ujarnya.

Nuansa budaya Banjar juga terasa kuat di area lobi bioskop dengan dipajangnya pelaminan khas Banjar yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Ornamen tersebut menambah kesan bahwa film Kuyank tidak hanya sekadar tontonan horor, tetapi juga sarat nilai budaya.

Acara hiburan turut memeriahkan dengan penampilan Madihin Ferdi, Madihin Jhon Tralala Group, serta JEF Banjar yang membawakan lagu soundtrack film Kuyank. Perpaduan seni tutur tradisional Banjar dan musik modern ini semakin menegaskan identitas lokal yang diusung film tersebut.

Kuyank merupakan film horor Indonesia yang disutradarai oleh Johansyah Jumberan dan diproduksi oleh Darihati Films. Film ini menjadi prekuel dari Saranjana: Kota Gaib dan mengangkat urban legend Kalimantan Selatan dengan balutan folklor serta kultur etnis Banjar yang kuat.

Film ini dibintangi oleh deretan aktor dan aktris nasional seperti Rio Dewanto, Putri Intan Kasela, Shouma Hadzir, dan Betari Ayu. bintang lain, yakni Barry Prima, Ochi Rosdiana, Jolene Marie, Dayu Wijanto, dan sejumlah pemeran lainnya.

Kuyank dijadwalkan tayang perdana di seluruh bioskop Indonesia pada 29 Januari 2026. Proses syuting dilakukan di berbagai wilayah di Kalimantan serta melibatkan pelaku seni dan warga lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....