BRT dan BTS Banjarbakula, Transportasi Impian Publik
- 15 Apr 2024 20:20 WIB
- Banjarmasin
KBRN, Banjarmasin: Tak pernah terbayangkan bagi Elly seorang karyawan swasta jika tak ada bus yang mengantarkanya pulang pergi ke tempat kerja. Dulu Ia harus mengeluarkan biaya yang tak sedikit untuk bepergian karena jarak rumah ke tempat kerjanya di Banjarmasin sekitar 37 Km.
"Saya tinggal di Tanah Laut dan kerja di Banjarmasin jadi tiap hari naik angkot dan harus ganti angkot tiap turun terminal . Pengeluaran sampai 50 ribu sehari untuk transport saja," katanya.
Namun itu cerita dulu, kini Elly sangat senang karena pemerintah melalui Kementrian Perhubungan mulai gencar menjalankan program layanan transportasi umum modern yang terintegrasi. Ada dua jenis transportasi umum yakni Bus Rapid Transit (BRT) Banjarbakula dengan warna biru dan Buy The Service (BTS) Trans Banjarbakula dengan warna kombinasi kuning hijau.
BRT Banjarbakula resmi beroperasi pada 14 Agustus 2019. Sedangkan BTS Trans Banjarbakula atau dikenal dengan nama "Teman Bus" mulai resmi dioperasikan pada 22 Desember 2021.
Awalnya keberadaan dua transportasi umum ini dipandang sebelah mata karena dianggap bakal tak dilirik seiring warga Kalsel yang lebih menaiki kendaraan pribadi. Nia penumpang setia BRT dan BTS masih ingat saat pertama kali menggunakan jasa angkutan ini.
"Dulu saya masih ingat betul pertama kali BRT diluncurkan pada 2019 cuma bertiga didalam bus karena gak ada yang minat. Sempat takut juga sih kok sepi banget. Tapi sekarang malah gak kebagian tempat duduk," katanya, menerangkan.
Seiring berjalan waktu, pada 2024 keberadaan transportasi darat ini semakin dinanti kedatangannya. Tiap halte dipenuhi calon penumpang dengan tujuan berbeda-beda.

Besaran tarif angkutan untuk BRT Banjarbakula yakni, Rp6.000 cash atau Rp5.000 jika pakai QRIS. Sedangkan untuk layanan BTS Trans Banjarbakula awalnya ditetapkan gratis namun kini dikenakan tarif Rp4.300.
BRT Banjarbakula ada 2 jenis bus, pertama bus dengan kapasitas minimum 16 penumpang dan maksimumnya 30 penumpang. Sedangkan jenis kedua bus berkapasitas minimum 24 penumpang atau maksimumnya 35 penumpang.
Begitu juga dengan Bus BTS Trans Banjarbakula ada 2 jenis, pertama jenis mikro dengan kapasitas minimum 15 penumpang dan maksimumnya 20 penumpang. Kedua adalah medium dengan kapasitas minimum 25 penumpang sedang maksimumnya 38 penumpang.
BRT Banjarbakula melayani tiga rute, yakni rute jalan A Yani dari Banjarbaru dan Banjarmasin, rute Terminal Gambut Barakat di Jalan A Yani ke Kota Martapura, dan rute Terminal Gambut Barakat ke Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarmasin.
Sedangkan BTS Trans Banjarbakula melayani 4 koridor, yakni koridor 1,2 dan 4 dari Terminal Tipe A Gambut Barakat di Kabupaten Banjar ke segala tujuan. Sedangkan koridor 3 dari Terminal Tipe B Kilometer 6 Banjarmasin yang berada di Kota Banjarmasin. Adapun jam operasionalnya sejak pukul 05.00 Wita hingga 20.00 Wita setiap harinya.

Menaiki BRT Banjarbakula dan BTS Trans Banjarbakula bagi Edho seorang mahasiswa seperti naik Trans Jakarta saja. Suasana didalamnya dan sopir yang berseragam lengkap adalah alasannya.
"Gak nyangka aja sih kalau di Kalsel bakal punya bus kaya gini. Kalau dulu pas ke Jakarta baru bisa naik bus modern," kata Edho.
Minat masyarakat untuk menaiki moda transportasi ini terus mengalami peningkatan. Dari catatan Pengelola Terminal Tipe A Gambut Barakat di km 17 di bawah pengelolaan Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas 2 Kalimantan Selatan, per harinya penumpang yang menaiki BRT dan BTS Trans Banjarbakula sekitar 6.000 orang.
Khusus di terminal Gambut Barakat tercatat pada bulan Maret 2024 untuk kedatangan totalnya 64.698 orang dan keberangkatan totalnya 63.808 orang. Jumlah ini naik beberapa persen setiap bulannya, apalagi ada hari libur panjang, dan pada akhir pekan.
Sebagaimana penuturan Ansyari. Warga Kayu Tangi Banjarmasin ini beserta keluarganya yang saat liburan selalu menaiki Bus BTS Trans Banjarbakula untuk bertamasya ke pantai Batakan yang ada di Kabupaten Tanah Laut.
"Anak-anak senang kalau diajak naik bus. Fasilitas juga nyaman dan saya juga gak capek harus mengemudi sendiri. Alhamdulillah sekarang bisa merasakan sendiri, kalau dulu cuma lihat di TV," katanya seraya tersenyum.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....