Perempuan Berdaya Saing, Kunci Kemandirian Ekonomi
- 20 Agt 2026 18:28 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Perempuan memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor UMKM dengan memanfaatkan kreativitas, keberanian, dan kemauan untuk belajar.
- Program Ruang UMKM RRI Pro4 Banjarmasin diselenggarakan pada Selasa, 18 Agustus 2026, menghadirkan Wahidah Ony selaku Ketua DPD PERWIRA Kalimantan Selatan.
- Wahidah Ony mendorong perempuan untuk berani memulai usaha dan terus mengembangkan kemampuan demi menciptakan kemandirian ekonomi bagi diri dan keluarganya.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Perempuan memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dengan kreativitas, keberanian, dan kemauan untuk terus belajar, perempuan memiliki peluang besar membangun usaha sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi bagi diri dan keluarganya.
Hal itu menjadi pembahasan dalam program Ruang UMKM RRI Pro4 Banjarmasin, Selasa, 18 Agustus 2026, yang menghadirkan Wahidah Ony, Ketua DPD Perkumpulan Perempuan Wirausaha Indonesia (PERWIRA) Kalimantan Selatan. Dalam dialog tersebut, Ony mendorong perempuan untuk berani memulai usaha dan terus mengembangkan kemampuan.
Ony mengatakan, perempuan yang ingin terjun ke dunia usaha harus memiliki keberanian untuk memulai dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan. Menurutnya, kemampuan untuk terus belajar menjadi modal penting agar perempuan mampu mengikuti perubahan dan perkembangan dunia usaha.
“Perempuan harus berani untuk maju, berani untuk belajar, dan berani mengambil peluang,” ujarnya. “Jangan merasa cukup dengan apa yang sudah kita miliki karena dunia usaha terus berkembang.”
Menurut Ony, kemandirian ekonomi perempuan tidak hanya memberikan manfaat bagi diri sendiri, tetapi juga dapat memperkuat perekonomian keluarga. Perempuan yang mampu mengembangkan usaha juga berpeluang membuka lapangan pekerjaan serta memberikan manfaat bagi lingkungan di sekitarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital bagi pelaku UMKM perempuan. Media sosial dan berbagai platform digital dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan produk, membangun merek, memperluas jaringan pemasaran, dan menjangkau konsumen yang lebih luas.
Karena itu, perempuan pelaku usaha dituntut terus meningkatkan keterampilan dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Kemampuan tersebut dinilai penting agar UMKM yang dikelola perempuan mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan usaha.
Selain kemampuan individu, Ony menilai dukungan keluarga dan komunitas juga sangat penting dalam pengembangan usaha. Melalui organisasi seperti PERWIRA, perempuan dapat saling berbagi pengalaman, memperluas jaringan, memperoleh pengetahuan, serta membangun kolaborasi untuk mengembangkan usaha.
“Kita ingin perempuan bukan hanya menjadi pelaku usaha,” katanya. “Perempuan juga harus mampu menjadi penggerak ekonomi dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.”
Ony berharap semakin banyak perempuan di Kalimantan Selatan yang berani menggali potensi dan mengubahnya menjadi peluang usaha. Menurutnya, perempuan berdaya saing bukan hanya tentang kemampuan memenangkan persaingan, tetapi juga kemauan untuk terus berkembang, berinovasi, membangun kemandirian, dan memberikan dampak positif bagi keluarga maupun masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....