Hari UMKM Internasional 2026 Angkat Tema Pemberdayaan dan Inovasi
- 26 Jun 2026 18:23 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Hari UMKM Internasional diperingati setiap 27 Juni.
- Tema Hari UMKM Internasional 2026 adalah "Empowering MSMEs through Innovation and Sustainable Industrial Development".
- Tema menekankan pentingnya inovasi untuk meningkatkan daya saing UMKM.
- Hari UMKM Internasional ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa pada April 2017.
- Hari UMKM Internasional 2026 menjadi momentum untuk mendorong ekonomi yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Hari UMKM Internasional atau Micro-, Small and Medium-sized Enterprises (MSMEs) Day diperingati setiap 27 Juni sebagai momentum global untuk memberikan perhatian terhadap peran usaha mikro, kecil, dan menengah dalam perekonomian dunia. Peringatan ini menjadi ajang untuk memperkuat dukungan terhadap sektor UMKM yang menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat.
Dilansir dari laman Perserikatan Bangsa-Bangsa, Hari UMKM Internasional 2026 mengusung tema “Empowering MSMEs through Innovation and Sustainable Industrial Development” atau “Memberdayakan UMKM melalui Inovasi dan Pembangunan Industri Berkelanjutan”. Tema ini menekankan pentingnya inovasi sebagai kunci untuk meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah di era modern.
Selain itu, tema tersebut juga menyoroti perlunya penguatan sektor industri yang berkelanjutan agar UMKM mampu bertahan dan berkembang di tengah tantangan ekonomi global. Dengan demikian, UMKM diharapkan tidak hanya tumbuh secara kuantitas, tetapi juga berkualitas dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Hari UMKM Internasional ditetapkan pada April 2017 oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa. Penetapan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran global mengenai peran penting usaha mikro, kecil, dan menengah dalam menciptakan lapangan kerja, mengurangi kemiskinan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dunia.
UMKM diketahui menjadi tulang punggung ekonomi di berbagai negara karena mewakili lebih dari 90 persen pelaku usaha di dunia. Sektor ini juga berperan penting dalam mendorong inovasi, kewirausahaan, serta ketahanan ekonomi lokal.
Dalam berbagai kondisi, UMKM terbukti mampu menjadi penopang ekonomi masyarakat, terutama di tengah tantangan global. Fleksibilitas dan skala usaha yang kecil membuat UMKM mudah beradaptasi dengan perubahan pasar dan kebutuhan masyarakat.
Selain itu, penguatan UMKM juga diarahkan untuk mendukung pembangunan industri yang berkelanjutan dan inklusif. Hal ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur.
UMKM juga memiliki peran penting dalam membuka lapangan kerja bagi berbagai kelompok masyarakat, termasuk perempuan dan generasi muda. Kontribusi tersebut menjadikan UMKM sebagai pilar penting dalam pembangunan sosial dan ekonomi.
Melalui peringatan Hari UMKM Internasional 2026, diharapkan semakin banyak dukungan terhadap pengembangan usaha kecil di seluruh dunia. Upaya ini menjadi bagian penting dalam membangun ekonomi yang tangguh, adil, dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....