UMKM Banjarmasin Terus Bergerak, Dorong Produk Lokal Naik Kelas
- 18 Jun 2026 05:17 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin — Sektor UMKM memiliki peran besar dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Untuk itu pelaku usaha saat ini harus terus berinovasi, terutama dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.
“UMKM harus berani naik kelas, mulai dari memperbaiki kemasan, meningkatkan kualitas produk, hingga mengurus legalitas usaha. Pemerintah saat ini juga memberikan banyak kemudahan, termasuk pendampingan dan fasilitas perizinan,” ujar Ketua Perkumpulan Perempuan Wirausaha Indonesia Wahidah atau Ony dalam Pandiran Baisukan bersama komunitas Laung Kuning di Pro4 RRI Banjarmasin, Selasa, 16 Juni 2026.
Pandiran Baisukan mengangkat tema “Geliat UMKM di Banjarmasin”. Menghadirkan narasumber lainya, yakni Rahimah selaku pelaku UMKM LKB DPC Banjarmasin, dan Masfarina pelaku UMKM LKB DPC Banjarmasin. Mereka berbagi pengalaman mengenai perjalanan usaha, tantangan, hingga strategi agar UMKM mampu bertahan dan berkembang di tengah perubahan zaman.
Oni mengatakan pentingnya inovasi dalam mengembangkan produk lokal. Menurutnya, produk yang sudah dikenal masyarakat tetap membutuhkan sentuhan baru agar memiliki nilai tambah dan mampu bersaing lebih luas.
Sementara itu, Rina menceritakan perjalanan usahanya yang sebelumnya bergerak di bidang konveksi sasirangan hingga akhirnya beralih ke sektor kuliner. Ia mengaku perubahan tersebut menjadi bagian dari adaptasi terhadap kondisi pasar.
“Dulu kami fokus di konveksi baju sasirangan, kemudian berkembang ke kuliner. Yang penting bagi pelaku usaha adalah tetap belajar melihat peluang dan menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.
Rina juga menekankan pentingnya memahami perhitungan usaha, mulai dari modal, harga jual, hingga strategi pemasaran. Hal itu agar usaha tetap berjalan dan memberikan keuntungan.
Pelaku UMKM lainnya, Rahimah, mengatakan bahwa permintaan produk masih berjalan terutama untuk kegiatan masyarakat seperti acara perkawinan, haulan, dan kegiatan lainnya. Menurutnya, menjaga kualitas rasa dan pelayanan menjadi kunci mempertahankan pelanggan.
"Harapannya produk kuliner khas Banjar semakin dikenal dan mampu menjadi bagian dari penguatan ekonomi lokal," kata Rahimah yang dikenal dengan usaha kuliner mie habang ini.
Dalam kesempatan tersebut, Wahidah juga mengingatkan pelaku UMKM agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan usaha. Menurutnya, kondisi pasar yang naik turun harus dihadapi dengan kreativitas dan mental yang kuat.
“Ketika usaha sepi, bukan berarti berhenti. Harus mencari solusi, membuat inovasi baru, dan terus bergerak,” ucapnya.
Melalui Pandiran Baisukan bersama Laung Kuning Banjar, Pro4 RRI Banjarmasin terus menghadirkan ruang dialog yang mengangkat potensi masyarakat Banua. Begitupun dengan perkembangan UMKM sebagai kekuatan ekonomi dan identitas daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....