Izin Edar BPOM Gratis bagi UMKM, Dorong Legalitas dan Daya Saing Produk
- 10 Jun 2026 09:03 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Anggapan bahwa pengurusan izin edar BPOM membutuhkan biaya mahal kini perlu diluruskan. Melalui kebijakan terbaru pemerintah, pelaku usaha mikro dan kecil (UMKM) dapat memperoleh layanan registrasi dan sertifikasi BPOM dengan tarif Rp0 atau gratis.
Hal tersebut disampaikan Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Madya Balai Besar POM di Banjarbaru, Lanny Syanjaya, S.Farm., Apt., dalam program Ruang UMKM RRI Pro 4 Banjarmasin, Selasa, 9 Juni 2026. Program siaran ini mengangkat tema “Sering Dibilang Mahal, Ternyata Izin Edar BPOM Sekarang Gratis”.
Lanny menjelaskan kebijakan tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2026 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di lingkungan Badan POM. Aturan itu mulai berlaku sejak 26 Mei 2026.
“Melalui aturan baru ini, usaha mikro dan kecil yang memproduksi produk di dalam negeri dapat memperoleh layanan. Meliputi registrasi, notifikasi, dan evaluasi dengan tarif PNBP Rp0,” ujarnya.
Ia menegaskan pelaku usaha tidak perlu mengajukan permohonan khusus untuk mendapatkan fasilitas tersebut. Tarif gratis akan otomatis diterapkan apabila data usaha pada sistem OSS dan akun BPOM telah terdaftar sebagai usaha mikro atau kecil.
Selain memberikan kepastian hukum, izin edar BPOM juga menjadi jaminan keamanan dan mutu produk yang beredar di masyarakat. Legalitas tersebut turut meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas peluang pemasaran produk UMKM.
“Dengan izin edar, produk UMKM akan lebih mudah bersaing. Selain itu, produk tersebut memiliki nilai tambah di pasar,” ucapnya.
Balai Besar POM di Banjarbaru juga menyediakan program pendampingan gratis melalui Ganii UMKM. Hal ini untuk membantu pelaku usaha pangan olahan, obat tradisional, dan kosmetik hingga izin edar diterbitkan.
Melalui berbagai kemudahan tersebut, BPOM berharap semakin banyak UMKM yang meningkatkan kualitas dan legalitas produknya. Langkah ini diharapkan mampu mendorong UMKM naik kelas serta memperkuat perekonomian daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....