Produk Unggulan Banjarmasin Miliki Peluang Besar di Pasar Internasional
- 04 Jun 2026 19:21 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kota Banjarmasin merupakan pusat perdagangan barang dan jasa yang didukung oleh pertumbuhan berbagai industri kecil dan menengah (IKM). Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin, Ir. H. Dedy Hamdani, S.T., M.T., dalam program Ruang UMKM RRI Pro4 Banjarmasin, Selasa, 2 Juni 2026.
Dedy menjelaskan bahwa Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin terus melakukan pembinaan kepada pelaku IKM, mulai dari aspek administrasi, standardisasi produk, hingga peningkatan kualitas. Menurutnya, tujuan akhir dari pembinaan tersebut adalah memperluas akses pasar, termasuk pasar ekspor yang memiliki potensi sangat besar.
“Disperdagin Banjarmasin bekerja sama dengan Bea Cukai dan didukung pihak perbankan agar produk unggulan dari Banjarmasin dapat menembus pasar ekspor,” ujarnya. “Berdasarkan estimasi data BPS, potensi ekspor kita mencapai lebih dari Rp1 triliun, namun peluang tersebut belum dimanfaatkan secara optimal.”
Ia mengatakan, sejumlah produk lokal sebenarnya telah masuk ke pasar luar negeri. Namun, ekspor tersebut belum tercatat atas nama Kota Banjarmasin karena proses pengirimannya masih melalui kota-kota lain seperti Surabaya, Semarang, atau Jakarta.
Menurutnya, keterbatasan koneksi langsung ke pasar internasional membuat komoditas asal Banjarmasin harus dikirim terlebih dahulu melalui pelabuhan di luar daerah. Akibatnya, tidak sedikit produk lokal yang kehilangan identitas atau merek asalnya ketika memasuki pasar ekspor.
Adapun produk unggulan Kota Banjarmasin yang memiliki potensi besar untuk diekspor meliputi kain sasirangan, produk olahan pangan, kerajinan rotan dan bambu, kayu olahan, furnitur, minyak atsiri, hingga produk herbal. Komoditas tersebut dinilai memiliki daya saing tinggi, khususnya di kawasan ASEAN dan Asia Timur.
Dedy mengimbau para pelaku UMKM agar tidak ragu mencari informasi terkait ekspor melalui instansi terkait, termasuk Bea Cukai. Menurutnya, pendampingan dan bimbingan yang tersedia dapat membantu pelaku usaha memahami prosedur ekspor sekaligus memperluas pasar produknya ke tingkat internasional.
Ia berharap potensi ekspor yang dimiliki Kota Banjarmasin dapat dimanfaatkan secara maksimal, terutama untuk produk-produk lokal yang mengangkat nilai budaya dan konsep keberlanjutan sebagai keunggulan di pasar global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....