Kenaikan Dollar Berdampak pada Harga Sembako di Banjarmasin
- 18 Mei 2026 21:42 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berdampak pada sektor perdagangan khususnya bahan pokok di Kota Banjarmasin. Karena memicu kenaikan modal usaha, biaya distribusi, hingga harga jual sejumlah kebutuhan pokok yang berimbas pada daya beli masyarakat, Senin, 18 Mei 2026.
Admin Toko Adi Ntalo, Nita, mengatakan kenaiakan harga paling berasa pada komoditas beras Banjar. Meningkatnya harga bahan bakar seperti solar mempengaruhi biaya penggilingan dan distribusi beras.
“Yang mahal itu harga beras Banjar sekarang sudah ada yang Rp15 ribu. Solar naik, itu berpengaruh untuk yang menggiling beras, jadi otomatis harga beras naik juga,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kenaikan harga beras eceran berkisar Rp1.000 hingga Rp1.500 per kilogram. Sementara pembelian per karung, kenaikan harga dapat mencapai Rp10.000 hingga Rp20.000 dibandingkan harga sebelumnya.
“Selain beras, sejumlah komoditas lain seperti minyak goreng, tepung terigu, gula, hingga telur puyuh juga mengalami kenaikan harga. Akan tetapi, harga telur ayam dan telur itik masih relatif stabil,” ucapnya
Para pedagang berharap kondisi ekonomi global segera membaik sehingga nilai tukar rupiah dapat kembali stabil. Dalam hal ini, harga kebutuhan pokok di pasaran diharapkan lebih terkendali dan berjalan lebih optimal.
Kenaikan harga sendiri dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kondisi ekonomi global. Hingga konflik internasional uang berdampak pada kurs dollar AS.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....