Ekonomi Kalsel Tetap Tangguh pada Triwulan II 2026
- 16 Agt 2026 14:38 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Perekonomian Kalimantan Selatan pada triwulan II 2026 masih menunjukkan ketahanan di tengah dinamika ekonomi nasional. Arus modal yang tetap masuk dan pertumbuhan ekonomi yang kuat menjadi indikator kondisi ekonomi daerah masih terjaga.
Kepala Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kalimantan Selatan, Catur Ariyanto Widodo, Sabtu, 15 Agustus 2026, mengatakan perekonomian Kalsel masih dipengaruhi sentimen ekonomi nasional. Namun, pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan perlu menjaga stabilitas ekonomi, terutama melalui pengendalian inflasi.
“Penting menekan laju inflasi agar berada dalam rentang sasaran 2,5 persen plus minus 1 persen,” ujarnya. “Kondisi perdagangan Kalsel juga masih menunjukkan kinerja positif dengan surplus yang tetap terjaga.”
Ia menyebut surplus perdagangan yang masih positif menjadi salah satu indikator kondisi perekonomian Kalsel cukup baik. Namun, capaian tersebut tetap perlu dijaga dengan mempertimbangkan kondisi dan perkembangan ekonomi nasional.
Catur menjelaskan faktor utama yang memengaruhi inflasi secara bulanan di Kalsel adalah harga bahan bakar minyak. Sementara itu, secara tahunan inflasi lebih banyak dipengaruhi komoditas emas perhiasan.
“Pengendalian inflasi dinilai penting agar pertumbuhan ekonomi yang berlangsung dapat tetap memberikan dampak positif,” katanya. “Stabilitas harga juga menjadi salah satu faktor yang perlu dijaga untuk mendukung daya beli dan aktivitas ekonomi daerah.”
Ia berharap pertumbuhan ekonomi Kalsel yang masih cukup kuat dapat terus dipertahankan. Sinergi antarpemangku kepentingan diperlukan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan pertumbuhan ekonomi berlangsung secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....