Hari Pasar Modal Indonesia Diperingati Setiap 3 Juni, Begini Sejarahnya

  • 03 Jun 2026 08:57 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Hari Pasar Modal Indonesia diperingati setiap 3 Juni.
  • Tanggal tersebut menandai dibukanya kembali pasar modal Indonesia pada 3 Juni 1977.
  • Pasar modal pertama di Indonesia berdiri di Batavia pada 1912.
  • Pasar modal berperan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
  • Peringatan ini menjadi momentum meningkatkan literasi investasi masyarakat.

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Hari Pasar Modal Indonesia diperingati setiap tanggal 3 Juni sebagai momentum untuk mengenang perjalanan pasar modal nasional sekaligus meningkatkan literasi investasi masyarakat. Peringatan ini juga menjadi pengingat pentingnya peran pasar modal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Mengutip informasi dari Bursa Efek Indonesia (BEI), tanggal 3 Juni dipilih karena bertepatan dengan dibukanya kembali aktivitas pasar modal Indonesia oleh pemerintah pada 3 Juni 1977. Peristiwa tersebut menjadi tonggak kebangkitan pasar modal modern setelah sempat vakum selama beberapa dekade.

Sejarah pasar modal Indonesia sebenarnya telah dimulai sejak masa kolonial. Pada 1912, pemerintah Hindia Belanda mendirikan bursa efek pertama di Batavia atau Jakarta untuk mendukung perdagangan surat berharga perusahaan-perusahaan Belanda yang beroperasi di Nusantara.

Namun, aktivitas pasar modal mengalami berbagai pasang surut akibat kondisi politik dan ekonomi. Setelah Indonesia merdeka, kegiatan bursa sempat terhenti sebelum akhirnya diaktifkan kembali oleh pemerintah.

Tonggak penting perkembangan pasar modal Indonesia terjadi pada 3 Juni 1977. Saat itu, Presiden RI kedua, Soeharto, meresmikan kembali pasar modal Indonesia melalui pengaktifan Bursa Efek Jakarta yang dikelola oleh Badan Pelaksana Pasar Modal (Bapepam).

Pada masa awal pengoperasiannya, jumlah perusahaan yang tercatat di bursa masih sangat terbatas. Namun, seiring berjalannya waktu, pasar modal Indonesia berkembang pesat dengan semakin banyaknya perusahaan dan investor yang berpartisipasi.

Saat ini, pasar modal menjadi salah satu instrumen penting dalam perekonomian nasional. Keberadaannya tidak hanya menyediakan sumber pendanaan bagi perusahaan, tetapi juga membuka peluang investasi bagi masyarakat.

Perkembangan teknologi juga mendorong akses investasi menjadi lebih mudah dan inklusif. Masyarakat kini dapat berinvestasi di pasar modal melalui berbagai platform digital yang tersedia.

Peringatan Hari Pasar Modal Indonesia 2026 menjadi refleksi atas perjalanan panjang industri keuangan nasional. Dari bursa kecil pada era kolonial hingga menjadi pasar keuangan modern, pasar modal terus berkembang sebagai salah satu fondasi penting ekonomi Indonesia di tengah persaingan global.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....