Bank Kalsel Berhasil Meraih Posisi Runner Up Pada Survei BSEM

  • 07 Mei 2025 20:11 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Banjarmasin: Persaingan antar Bank Pembangunan Daerah (BPD) dalam memberikan layanan terbaik kepada nasabah terus menunjukkan dinamika yang menarik. Ini dapat dilihat pada hasil survei Bank Service Excellence Monitor (BSEM) tahun 2025 yang telah dilakukan oleh Marketing Research Indonesia (MRI) yang menunjukkan perubahan pada posisi tiga besar. Posisi pertama ditempati oleh Bank Jateng, Posisi kedua diraih oleh Bank Kalsel kemudian disusul oleh Bank Sumsel Babel.

Hal ini ditunjukkan oleh Bank Kalsel melalui performa yang impresif yaitu capaian skor keseluruhan sebesar 83,85%, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 81,43%. Meski tidak mendominasi di semua aspek penilaian, kualitas layanan Bank Kalsel dinilai konsisten dan solid di hampir seluruh indikator.

“Skor yang merata ini menunjukkan bahwa Bank Kalsel mampu memberikan layanan yang konsisten di semua lini. Kami bersyukur dan bangga bisa menempati posisi runner-up tahun ini,” ujar Fachrudin, Direktur Utama Bank Kalsel, Selasa (6/5/2025).

Ia menambahkan bahwa perbaikan dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi skor maupun peringkat di berbagai kategori.

Adapun aspek yang mengantarkan Bank Kalsel berhasil meraih posisi tiga besar dalam survei BSEM 2025 antara lain: Peringkat Pertama Best Performa ATM, Peringkat 2 Best Overall Pelayanan Prima, Best Customer Service, Best Teller, Best Overall Walk in Channel, Best Mobile Banking, Best Social Media, Best SMS Banking serta Peringkat 3 Best Satpam, dan Best Kenyamanan Kantor Cabang.

Ini merupakan hasil kontribusi kolektif yang membanggakan dari kerja keras seluruh kantor cabang, kantor cabang pembantu, dan unit kerja terkait. Untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian di BSEM tahun-tahun mendatang, Bank Kalsel telah menyiapkan berbagai langkah strategis kedepan, di antaranya dengan menyelenggarakan pelatihan intensif bagi para petugas frontliner berupa Focus Group Discussion (FGD) dan mengundang para ahli di industri perbankan guna memberikan wawasan terbaru terkait tren dan inovasi layanan perbankan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....