Mama Khas Banjar Tembus Nasional Berkat Dukungan Digital GrabModal

  • 20 Jul 2026 20:20 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pandemi COVID-19 pada 2020 menjadi titik awal lahirnya UMKM Mama Khas Banjar yang didirikan Firli Norachim bersama istrinya, Ani Andriani, di Banjarmasin. Berawal dari usaha rumahan, keduanya berhasil mengembangkan bisnis oleh-oleh khas Kalimantan dengan memanfaatkan digitalisasi, termasuk akses pendanaan melalui GrabModal Mantul by OVO Finansial.

Owner Mama Khas Banjar, Firli Norachim mengatakan, usaha ini dirintis dari sebuah rumah kontrakan sederhana dengan mengolah hasil laut nelayan dari Kotabaru dan Pelaihari. Usaha tersebut mengusung filosofi "ada cinta di setiap olahan mama" sebagai simbol kehangatan kuliner khas Banjar yang ingin diperkenalkan ke seluruh Indonesia.

Perjalanan usaha mereka tidaklah mudah karena modal awal hanya berasal dari tabungan emas senilai Rp5 juta. Saat itu, Firli dan sang istri masih bekerja sebagai karyawan sehingga harus membagi waktu antara pekerjaan dan mengembangkan usaha setiap hari.

“Dulu, modal, tenaga, dan waktu kami sangat terbatas, tapi keterbatasan itu bukan alasan untuk berhenti,” ujar Firli. Ketekunan tersebut membuahkan hasil hingga produksi ikan asin meningkat dari 20 kilogram menjadi 1–2 ton setiap bulan.

Pertumbuhan usaha juga mendorong Mama Khas Banjar menghadirkan berbagai inovasi produk seperti abon ikan, amplang, sambal, sirup lokal, dodol, hingga aneka makanan beku. Kini usaha tersebut telah memiliki dua outlet resmi dan mampu menyerap 17 tenaga kerja.

Di tengah meningkatnya tren belanja digital, Mama Khas Banjar bergabung sebagai merchant GrabMart pada 2023 untuk memperluas pasar. Kehadiran layanan tersebut membuat pelanggan dapat membeli oleh-oleh khas Banjar dengan mudah tanpa harus datang langsung ke toko.

“Sebagai pelaku UMKM, kita harus berani berinovasi. Kami masuk ke GrabMart, menambah katalog, dan mengikuti promo, ternyata pelanggan suka karena bisa memesan lewat aplikasi dan barang langsung diantar,” kata Firli.

Selain pemasaran digital, Mama Khas Banjar juga menerapkan sistem pembayaran QRIS OVO untuk memberikan kemudahan transaksi kepada pelanggan. Notifikasi pembayaran yang diterima secara real-time membuat proses pencatatan keuangan menjadi lebih cepat dan akurat.

Seiring meningkatnya permintaan, Firli memanfaatkan GrabModal Mantul by OVO Finansial untuk memperoleh tambahan modal usaha. Pendanaan tersebut digunakan menambah stok barang, mengembangkan produk baru, serta meningkatkan kapasitas operasional agar mampu memenuhi kebutuhan pasar.

“Dengan adanya tambahan modal, kami bisa membeli lebih banyak barang untuk dijual kembali. Kami cukup fokus menjaga penjualan harian karena skema pembayaran yang praktis sangat membantu perkembangan usaha,” ucapnya.

Kisah Mama Khas Banjar menjadi bukti bahwa pemanfaatan ekosistem digital mampu meningkatkan daya saing UMKM lokal. Selain itu, juga dapat membawa kuliner khas Banjar semakin dikenal di tingkat nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....