Minyak Goreng Melonjak, Pedagang dan Pembeli Rasakan Dampaknya di Pasar Antasari
- 29 Apr 2026 12:42 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- minyak
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Harga minyak goreng di Pasar Antasari mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini membuat sebagian masyarakat mulai beralih ke minyak goreng subsidi yang lebih terjangkau.
Kenaikan harga terlihat pada minyak goreng kemasan yang kini dijual lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Sementara itu, ketersediaan barang di pasaran masih relatif aman meski daya beli masyarakat mulai menurun.
Di tingkat eceran, minyak goreng kemasan berada di kisaran Rp26 ribu hingga Rp28 ribu per liter. Sedangkan minyak goreng curah berada di kisaran Rp19 ribu hingga Rp21 ribu per liter, sementara Minyakita dijual sekitar Rp21 ribu hingga Rp22 ribu per liter.
Salah satu pemilik toko di Pasar Antasari, Rahma, mengatakan kenaikan harga sudah terjadi sejak beberapa pekan terakhir dari distributor. “Harga dari agen sudah naik, jadi pembeli sekarang banyak beralih ke yang lebih murah”.
Ia menambahkan, sebagian pelanggan kini lebih memilih Minyakita dibandingkan minyak kemasan bermerek. Menurutnya, peralihan ini cukup terasa karena selisih harga yang cukup signifikan.
Sementara itu, salah satu pembeli, Siti, mengaku kini lebih memilih minyak subsidi untuk kebutuhan sehari-hari. Ia berharap harga minyak goreng kembali stabil, meski kenaikan juga dipengaruhi kondisi global dan konflik yang berdampak pada distribusi bahan baku.
Sejumlah pedagang memperkirakan harga minyak goreng masih berpotensi mengalami kenaikan jika pasokan belum kembali normal. Namun, sebagian lainnya berharap harga dapat berangsur stabil dalam beberapa waktu ke depan seiring membaiknya distribusi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....