Ekspor Kalsel Februari 2026 Tembus US$800 Juta

  • 05 Apr 2026 10:19 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Nilai ekspor barang asal Kalimantan Selatan pada Februari 2026 tercatat mencapai US$800,02 juta. Angka ini mengalami penurunan sebesar 2,58 persen dibandingkan Januari 2026 yang sebesar US$821,22 juta.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Selatan, secara tahunan nilai ekspor juga turun 4,89 persen dibandingkan Februari 2025. Secara kumulatif, ekspor Januari hingga Februari 2026 turun 2,87 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Ekspor terbesar Kalimantan Selatan Februari 2026 disumbangkan oleh kelompok bahan bakar mineral dengan nilai US$638,56 juta,” ujar Mukhamad Mukhanif di Banjarbaru.

Ia menjelaskan, kontribusi bahan bakar mineral mencapai 79,82 persen dari total ekspor. Sementara itu, kelompok lemak dan minyak hewani atau nabati berada di posisi kedua dengan nilai US$106,04 juta.

“Di urutan ketiga adalah logam mulia dan perhiasan dengan nilai ekspor US$16,08 juta,” katanya.

Di sisi lain, nilai impor Kalimantan Selatan pada Februari 2026 tercatat sebesar US$125,49 juta. Angka ini meningkat signifikan sebesar 82,82 persen dibandingkan Januari 2026.

“Nilai impor Februari 2026 meningkat dibandingkan bulan sebelumnya maupun periode yang sama tahun lalu,” ujarnya, menjelaskan.

Jika dirinci, impor terbesar masih didominasi bahan bakar mineral sebesar US$95,6 juta atau sekitar 76,18 persen dari total impor.

“Impor Kalimantan Selatan terbesar berasal dari Malaysia dengan nilai US$56,34 juta,” kata Hanief.

Selain Malaysia, impor juga berasal dari Singapura dan Tiongkok yang masing-masing memberikan kontribusi cukup besar terhadap total impor daerah. Kondisi ini menunjukkan bahwa sektor energi masih menjadi tulang punggung ekspor Kalimantan Selatan, meski mengalami penurunan.

"Lonjakan impor mencerminkan meningkatnya kebutuhan pasokan dari luar negeri untuk mendukung aktivitas ekonomi daerah," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....