Fleksibel dan Mandiri, Usaha Jahit Sanawiya Kian Diminati
- 21 Jan 2026 10:08 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO>ID, Banjarmasin : Menjalani usaha rumahan dengan memanfaatkan keterampilan menjahit, Sanawiya (27) berhasil membangun bisnis yang fleksibel dan terus berkembang. Usaha yang beralamat di JL. Manunggal 2, No. 4, Kebun Bunga Kota Banjarmasin ini sejak dibuka pada 2018, telah dikenal luas hingga ke luar daerah berkat promosi melalui media sosial.
Sanawiya memilih usaha menjahit karena dinilai lebih fleksibel dibandingkan bekerja di tempat orang dengan jam kerja tetap dari pagi hingga sore. Melalui usaha ini, ia tetap bisa mengurus anak, beristirahat, serta mengatur waktu buka dan tutup toko sesuai kebutuhan.
Ia mengungkapkan bahwa usahanya cukup ramai dan dikenal pelanggan melalui media sosial seperti TikTok dan Instagram. Konsumennya berasal dari berbagai daerah, mulai dari Handil Bakti, Kotabaru, hingga Hulu Sungai.
Untuk pelanggan yang berada jauh, Sanawiya melayani pemesanan dengan sistem pengiriman ukuran badan dan permintaan model pakaian. Setelah jahitan selesai, pakaian akan dipaketkan dan dikirim langsung ke alamat pelanggan, termasuk pelanggan dari Kotabaru yang sudah beberapa kali memesan jasanya.
“Rata-rata orang itu ada yang dari Handil Bakti, Kota Baru, Hulu Sungai ada juga. Orang biasanya kalau langganan yang rumahnya jauh, jadi mereka cuma mengirim ukuran badan, request model apa, dan jika jahitannya selesai dipaketkan ke alamat mereka”, ujarnya Rabu, 20 Januari 2026.
Menurutnya, pengambilan pakaian cenderung sepi pada awal pekan, seperti Senin hingga Rabu. Namun, pada Jumat dan Sabtu jumlah pelanggan meningkat karena banyak pesanan yang digunakan untuk acara di hari Minggu atau hari libur.
Jenis pesanan yang diterima umumnya berupa kebaya, gaun pesta, sasirangan, dan kemeja wanita. Ia mengaku jarang menerima jahitan pakaian pria kecuali untuk pasangan atau pesanan keluarga, karena usahanya memang difokuskan pada busana wanita.
Dalam menjalankan usahanya, Sanawiya dibantu oleh beberapa pekerja yang terdiri dari dua penjahit, satu pemotong kain, dan satu tukang payet. Ia berharap usaha jahit yang dijalaninya terus ramai dan diminati pelanggan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....