Harga Telur Melonjak, Stok di Banjarmasin Mulai Langka
- 06 Okt 2025 15:30 WIB
- Banjarmasin
KBRN, Banjarmasin: Harga telur ayam ras di jaringan distributor pendukung pangan Toko Adi N Talu, Pasar Tradisional Centra Antasari Kota Banjarmasin, melonjak drastis. Kenaikan harga ini terjadi secara berkala sejak memasuki bulan Maulid hingga awal Oktober ini.
Adi, pemilik toko, menyebutkan kenaikan harga mencapai 20 persen atau sekitar Rp4 ribu per kilogram. Saat ini harga jual telur ayam ras berada di angka Rp29 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp25 ribu.
“Per hari ini harga telur ayam ras dijual Rp29 ribu per kilogram, sedangkan di luar toko bisa mencapai Rp30 hingga Rp31 ribu,” ujar Adi, Senin (6/10/2025).
Meski harga telur ayam ras melambung, minat masyarakat tetap tinggi. Adi mengatakan, biasanya penjualan hanya sekitar 2 ton per hari, kini meningkat menjadi 3 hingga 4 ton setiap harinya.
Menurut Adi, lonjakan permintaan ini juga didorong oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menggunakan telur ayam sebagai salah satu menu utama. Akibatnya, stok telur di sejumlah pasar Banjarmasin mulai mengalami kekosongan.
“Alhamdulillah penjualan meningkat, biasanya 2 ton kini 3-4 ton per hari. Mungkin ini juga karena adanya program MBG yang banyak menggunakan telur,” ujarnya.

Warga Banjarmasin, Maulida, mengaku cukup kaget dengan kenaikan harga telur yang terjadi dalam waktu singkat. Ia mengatakan akan menyesuaikan jumlah pembelian sesuai kondisi ekonomi rumah tangganya.
“Biasanya beli satu rak, sekarang mungkin setengah dulu saja. Harganya lumayan tinggi, jadi harus pintar-pintar atur kebutuhan,” ucap Maulida.
Sementara itu, stok telur itik di pasaran masih cukup melimpah. Harga telur itik di pasaran terpantau stabil di kisaran Rp2.000 per butir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....