Sejarah Panjang Kuntau Banjar dari Kesultanan hingga Kini
- 28 Sep 2025 11:34 WIB
- Banjarmasin
KBRN Banjarmasin: Kuntau adalah seni bela diri tradisional suku Banjar Kalimantan Selatan. Atraksi para pendekar bela diri kuntau kerap ditampilkan saat acara perkawinan, hajatan atau event budaya daerah.
Menurut penuturan praktisi dan Sejarawan, seni bela diri kuntau berasal dari China yang berkembang pada zaman Kesultanan Banjar. Bela diri kuntau banyak dimiliki para pendekar pada masa kerajaan hingga zaman perjuangan melawan penjajahan.
Beberapa Daerah di Kalimantan selatan seperti di wilayah Banua Enam masih melestarikan budaya kuntau. Hingga kini bela diri yang mirip perpaduan kungfu dan pencak silat ini masih sering ditampilkan.
Seperti jenis bela diri lainnya kuntau juga mempunyai beragam jurus mulai dari tangan kosong hingga menggunakan senjata tajam.
Di kota Banjarmasin sendiri ada Sabri yang berprofesi sebagai seniman kuntau sejak 1990 lalu. Beliau bernaung diperguruan Silat Budaya Trisula Perak Kalimantan Selatan.
"Yang berkesan saat 2023 lalu saya mengikuti pertandingan di Taman Budaya meskipun kalah tapi event itu banyak dihadiri oleh para Pejabat Pemerintahan". kata Sabri menceritakan pengalamannya kepada RRI, Sabtu (26/09/2025).
Dikatakannya, momen yang juga paling berkesan saat saya menjadi "palang pintu" di Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan 14 Agustus 2025 lalu. "Palang pintu merupakan orang yang beratraksi kuntau dalam menyambut kedatangan Gubernur" ujar Sabri yang juga guru ekskul kuntau di SD Munine.
Pada 14 September 2025 lalu perguruan seni budaya silat kuntau se-Kota Banjarmasin mengadakan silaturahmi di Landasan Ulin. Kegiatan bertujuan menjalin ukhuwah, mempererat persaudaraan, serta memelihara kekompakan antar pesilat kuntau berbagai perguruan.
Pada acara tersebut para sesepuh dan guru besar kuntau memberikan wejangan bagi generasi penerus budaya Banjar. Mereka berharap silaturahmi tetap berlanjut sehingga warisan budaya kuntau semakin dikenal, dicintai dan dijaga oleh generasi penerus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....