Hoaks: Tautan Pencairan BSU September 2026 Sebesar Rp600.000

  • 28 Sep 2026 08:13 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Beredar unggahan di media sosial yang membagikan tautan dan mengklaim Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp600.000 pada September 2026. Tautan tersebut disebut sebagai akses untuk mencairkan bantuan bagi pekerja.

Dilansir dari komdigi.go.id, klaim tersebut tidak benar. Kepala Biro Humas Kemnaker Faried Abdurrahman Nur Yuliono menyatakan belum ada kebijakan maupun informasi resmi mengenai penyaluran BSU pada 2026.

Faried mengatakan, apabila terdapat kebijakan baru mengenai BSU, Kemnaker akan menyampaikannya secara terbuka melalui kanal resmi pemerintah. Kemnaker juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap informasi yang mengatasnamakan BSU, terutama yang menyertakan tautan tidak resmi.

Tautan yang beredar justru mengarahkan pengguna ke laman yang meminta data pribadi, seperti nama lengkap, asal provinsi, dan nomor Telegram. Pola tersebut berpotensi menjadi modus phishing untuk mencuri data atau mengambil alih akun komunikasi.

Kemnaker menegaskan informasi resmi mengenai BSU hanya disampaikan melalui kanal resminya. Masyarakat tidak perlu melakukan pendaftaran mandiri melalui tautan yang beredar di media sosial.

Masyarakat diimbau memeriksa setiap informasi mengenai bantuan pemerintah melalui situs dan akun resmi kementerian terkait sebelum mengklik tautan atau menyerahkan data pribadi. Hindari memberikan kode verifikasi, nomor akun, atau informasi sensitif kepada pihak yang tidak dapat dipastikan identitasnya.

Tautan yang mengklaim sebagai akses pencairan BSU September 2026 sebesar Rp600.000 tidak berasal dari kanal resmi pemerintah dan meminta data pribadi pengguna. Unggahan tersebut merupakan konten tiruan (impostor content).

Referensi: https://www.komdigi.go.id/berita/berita-hoaks/detail/hoaks-tautan-pencairan-bsu-september-2026-sebesar-rp600000

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....