Hoaks: Uni Eropa Larang Indonesia Produksi BBM B50

  • 13 Agt 2026 08:03 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Beredar video dari kanal YouTube “KajianOnline” yang mengklaim Uni Eropa melarang Indonesia memproduksi bahan bakar nabati (BBN) B50. Video berdurasi 15 menit 47 detik itu diberi judul “UNI EROPA LARANG INDONESIA PRODUKSI BBM B50! TAKUT RI JADI NEGARA MAJU! LAWAN SINGAPUR & EROPA!”.

Dilansir dari turnbackhoax.id, hingga Rabu, 12 Agustus 2026, video tersebut telah ditonton lebih dari 14.670 kali, disukai sekitar 410 akun, dan mendapat sekitar 170 komentar. Tim Pemeriksa Fakta Mafindo menyimak video tersebut secara menyeluruh untuk memeriksa kebenaran klaim yang disampaikan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan video hanya menampilkan cuplikan penjelasan mengenai definisi dan implementasi program biodiesel B50 di Indonesia. Program B50 mulai diterapkan di Indonesia pada Rabu, 1 Juli 2026.

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo kemudian melakukan penelusuran menggunakan kata kunci “Uni Eropa melarang Indonesia produksi BBM B50” di mesin pencari Google. Penelusuran tersebut tidak menemukan pemberitaan dari sumber kredibel yang membenarkan klaim bahwa Uni Eropa melarang Indonesia memproduksi B50.

Hasil penelusuran justru mengarah pada sejumlah artikel cek fakta yang membahas klaim serupa. Hingga saat ini, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Uni Eropa yang melarang Indonesia memproduksi B50.

Masyarakat diimbau tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial, terutama informasi yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah dan hubungan antarnegara. Informasi sebaiknya diperiksa melalui sumber resmi dan media kredibel sebelum dipercaya atau dibagikan.

Faktanya, hingga saat ini tidak ada pernyataan resmi dari Uni Eropa yang melarang Indonesia memproduksi B50. Jadi, unggahan video berisi klaim “Uni Eropa larang Indonesia produksi BBM B50” merupakan konten menyesatkan (misleading content).

Referensi: https://turnbackhoax.id/articles/36110-salah-uni-eropa-larang-indonesia-produksi-bbm-b50

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....