Hoaks: Pemerintah Resmikan Pencairan Bantuan Dana Pensiun Tahap Pertama 2026

  • 04 Agt 2026 07:07 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Beredar unggahan di media sosial yang mengeklaim pemerintah telah meresmikan pencairan bantuan dana pensiun tahap pertama tahun 2026 bagi para pensiunan di seluruh Indonesia. Unggahan tersebut juga mengarahkan masyarakat untuk mendaftar melalui media sosial dengan menyerahkan data pribadi.

Faktanya, dilansir dari komdigi.go.id, klaim tersebut tidak benar. Hasil penelusuran menunjukkan informasi itu bukan berasal dari sumber resmi pemerintah maupun instansi yang berwenang.

Unggahan tersebut justru mengarahkan masyarakat untuk mengirimkan data pribadi melalui pesan langsung kepada pengunggah. Modus seperti ini kerap digunakan pelaku penipuan untuk memperoleh informasi pribadi korban.

Pemerintah maupun lembaga resmi seperti PT TASPEN tidak pernah mengumumkan adanya program bantuan tunai ratusan juta rupiah atau bantuan dana pensiun khusus dengan skema pencairan tahap pertama melalui media sosial. Seluruh informasi terkait hak pensiun disampaikan melalui kanal resmi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah tergiur dengan informasi yang menawarkan bantuan dana tanpa dasar yang jelas. Pastikan setiap informasi berasal dari situs resmi pemerintah atau lembaga terkait sebelum memberikan data pribadi.

Selain itu, jangan pernah membagikan informasi sensitif, seperti nomor identitas, rekening, atau data pribadi lainnya kepada pihak yang tidak dikenal. Langkah tersebut penting untuk mencegah penyalahgunaan data dan tindak kejahatan siber.

Faktanya, tidak ada program resmi pencairan bantuan dana pensiun tahap pertama tahun 2026 sebagaimana diklaim dalam unggahan yang beredar. Dengan demikian, informasi tersebut merupakan konten palsu (fabricated content).

Referensi: https://www.komdigi.go.id/berita/berita-hoaks/detail/hoaks-pendaftaran-bantuan-dana-pensiun-tahap-1-tahun-2026

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....