Hoaks: Pendaftaran Bantuan Dana Qatar Charity

  • 15 Jul 2026 09:09 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Akun TikTok “bantuandana61” mengunggah video yang menampilkan seolah-olah Menteri Keuangan Purbaya mengumumkan adanya program bantuan dana hibah Qatar Charity untuk masyarakat Indonesia. Unggahan tersebut juga mengarahkan masyarakat menghubungi nomor WhatsApp untuk proses pendaftaran.

Dilansir dari turnbackhoax.id, hingga Selasa, 14 Juli 2026, unggahan tersebut telah disukai lebih dari 70 akun. Konten itu juga menuai lebih dari 40 komentar dan dibagikan ulang lebih dari 20 kali oleh pengguna TikTok lainnya.

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo menganalisis video tersebut menggunakan alat pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan audio dalam video merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dengan probabilitas mencapai 99,9 persen.

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo kemudian menelusuri informasi mengenai Qatar Charity melalui mesin pencari Google. Hasil penelusuran menunjukkan Qatar Charity merupakan organisasi kemanusiaan yang menjalankan berbagai program pembangunan berkelanjutan di bidang kesejahteraan sosial, pendidikan, kesehatan, air dan sanitasi, serta pemberdayaan ekonomi.

Penelusuran juga mengarah ke laman resmi Qatar Charity di www.qcharity.org. Dari laman tersebut diketahui bantuan yang disalurkan di Indonesia berupa pengadaan alat monitor tekanan jantung, tas sekolah, serta donasi pembangunan dan renovasi masjid, bukan bantuan uang tunai kepada masyarakat.

Tidak ditemukan informasi resmi mengenai program pendaftaran bantuan dana hibah Qatar Charity seperti yang diklaim dalam unggahan. Selain itu, video yang digunakan terbukti merupakan hasil manipulasi AI.

Dengan demikian, klaim mengenai pendaftaran bantuan dana Qatar Charity adalah hoaks. Informasi tersebut merupakan konten palsu (fabricated content).

Referensi: https://turnbackhoax.id/articles/35683-penipuan-pendaftaran-bantuan-dana-qatar-charity

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....