Hoaks: Indonesia Ambil Alih Sabah dan Sarawak
- 02 Jul 2026 07:36 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Beredar unggahan di media sosial YouTube yang mengeklaim bahwa Indonesia telah mengambil alih wilayah Sabah dan Sarawak. Thumbnail video menampilkan Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah pejabat yang tampak sedang menandatangani dokumen, disertai narasi mengenai kerja sama Indonesia dengan Sabah dan Sarawak.
Unggahan tersebut juga menyebut Pemerintah Sabah dan Sarawak ingin menjalin kerja sama langsung dengan Indonesia tanpa campur tangan Pemerintah Malaysia. Narasi itu kemudian digunakan untuk menggiring kesimpulan bahwa Indonesia telah mengambil alih kedua wilayah tersebut.
Faktanya, dilansir dari komdigi.go.id, klaim tersebut tidak benar. Hasil penelusuran tidak menemukan informasi maupun pernyataan resmi yang menyebut Indonesia mengambil alih Sabah dan Sarawak.
Hingga saat ini, Sabah dan Sarawak tetap merupakan dua negara bagian yang berada dalam wilayah Malaysia. Hubungan Indonesia dengan Malaysia, termasuk Sabah dan Sarawak, berlangsung dalam bentuk kerja sama di berbagai sektor sesuai hubungan bilateral kedua negara.
Tim pemeriksa fakta juga memverifikasi gambar yang digunakan pada thumbnail video. Hasil pemeriksaan menggunakan AI Detector Hive Moderation menunjukkan gambar penandatanganan tersebut memiliki probabilitas 96 persen sebagai hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).
Penggunaan gambar hasil AI dipadukan dengan narasi yang tidak didukung fakta menjadi indikasi kuat adanya upaya penyebaran informasi yang menyesatkan. Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kebenaran informasi melalui sumber resmi sebelum mempercayai atau membagikannya.
Dengan demikian, klaim bahwa Indonesia telah mengambil alih Sabah dan Sarawak merupakan informasi hoaks. Unggahan tersebut tergolong sebagai konten palsu (fabricated content).
Referensi: https://www.komdigi.go.id/berita/berita-hoaks/detail/hoaks-indonesia-ambil-alih-sabah-dan-sarawak
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....