Hoaks: Pembelian Pertalite untuk Sepeda Motor Dibatasi Rp50.000 Per Transaksi
- 15 Jun 2026 11:06 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Beredar unggahan di media sosial Facebook yang mengeklaim PT Pertamina Patra Niaga resmi membatasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite bagi pengguna sepeda motor. Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa pembelian Pertalite hanya diperbolehkan maksimal Rp50.000 dalam sekali transaksi.
Informasi tersebut kemudian ramai diperbincangkan dan memicu kekhawatiran masyarakat, terutama pengguna kendaraan roda dua. Sebagian warganet mempertanyakan apakah kebijakan itu benar-benar telah diterapkan secara nasional.
Faktanya, dilansir dari komdigi.go.id, klaim mengenai pembatasan pembelian Pertalite untuk sepeda motor tersebut tidak benar. PT Pertamina Patra Niaga telah membantah informasi yang menyebut pembelian Pertalite dibatasi maksimal Rp50.000 per transaksi.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kebijakan terkait pembatasan pembelian BBM jenis Pertalite. Penegasan itu berlaku baik untuk kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat.
Roberth memastikan masyarakat masih dapat membeli Pertalite seperti biasa tanpa adanya pembatasan nilai pembelian. Ia juga menyebut pemerintah belum mengeluarkan aturan yang membatasi pembelian Pertalite berdasarkan merek kendaraan maupun kapasitas mesin tertentu.
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa verifikasi. Informasi mengenai kebijakan BBM sebaiknya diperoleh melalui kanal resmi pemerintah maupun Pertamina.
Dengan demikian, unggahan yang mengeklaim pembelian Pertalite untuk sepeda motor dibatasi maksimal Rp50.000 per transaksi merupakan konten palsu (fabricated content). Klaim tersebut tidak didukung oleh kebijakan resmi yang berlaku saat ini.
Referensi: https://www.komdigi.go.id/berita/berita-hoaks/detail/hoaks-pembelian-pertalite-untuk-sepeda-motor-dibatasi-rp50000-per-transaksi
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....