Seni Pantomim Ramayana "Rawa Tambak Jembatan Setanggi PP"
- 01 Sep 2026 07:04 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pagelaran Budaya Pantomim Ramayana Khas Banjar kini digelar dengan puluhan atraksi yang unik. Tim Studio Rindu Pantomim Banjarmasin menyebutkan penampilan-penampilan mereka membawa pesan moral dalam mengatasi berbagai rintangan kehidupan.
Sedikitnya ada seratus lima puluh orang penonton memadati Gedung Balairung Sari di UPTD Taman Budaya Kalimantan Selatan yang dimulai pada pukul setengah sembilan malam WITA selama satu jam pada 31 Agustus 2026. Acara ini adalah hari ketiga dari rangkaian kegiatan-kegiatan sebelumnya.
Pementasan yang bertema Pantomim Ramayana: Rawa Tambak Jembatan Setanggi PP. Sebuah karya dari M. Syahriel M. Noor yang disutradarai oleh M. Syahril Embron dengan Asisten Sutradara oleh Faisal Embron dan Nina Damayanti. Pertunjukan ini terinspirasi dari cerita Ramayana Banjar pada episode Perang Tambak, yang membawa pesan moral tentang perjuangan melewati berbagai rintangan kehidupan.
Terdapat setidaknya puluhan atraksi-atraksi pantomim membawa pesan moral yang diperankan mereka.Pimpinan produksi sekaligus Pemain Pantomim Ramayana, Raden Roro Rindu Cahaya Ramadan mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara yang telah dipersiapkan selama tiga bulan ini. Menurutnya, ini adalah langkah besar untuk mengangkat kembali seni pantomim di Banua.

"Studio Pantomim Banjarmasin alhamdulillahnya sudah didukung oleh Pantomim Indonesia. Yang ulun ketahui selamai ini mungkin jarang sekali terekspos di kesenian-kesenian di Banjarmasin, di Kalimantan Selatan khususnya. Semoga kedepannya Pantomim bisa lebiih berkembang,lebih dikenal luas, dan lebih cintai oleh masyarakat-masyarakat," ujar Rindu.
Pertunjukan ini melibatkan 23 pemain, termasuk anak-anak dan orang dewasa yang terbagi ke dalam kubu kera dan kubu raksasa. Keterlibatan anak-anak ini mendapat dukungan penuh dari para orang tua, Rusnani, salah penonton yang sekaligus orang tua dari salah satu anak pemain pantomim, mengaku sangat bangga melihat buah hatinya tampil di atas panggung.
"Bangga, alhamdulillah. Kalau ikut pantomim mulai dari kelas empat (sekolah anaknya), yang dari acara ini (mulai) dari juli," ucap bu Rusnani dengan senang.

Dengan dukungan dari Komunitas Pantomim Indonesia dan antusiasme masyarakat yang tinggi, diharapkan seni pantomim dapat terus berkembang dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kekayaan seni budaya di Kalimantan Selatan.
Diperankan oleh: Raden Roro Rindu Cahaya Ramadan, Rafi Sawana Vega, Alifa Ainul Muna, Aziza Zakia Talita, Naila Az-Zahra, Alesha Inara Meisya Prasetia, Hana Hafiza Ahfa, Iqlima Al-Mutmainnah, Eria Dama Mardiah, Fatimatus Zahra, Abizar Rafa, Hafiz Dika Al-Farizi, Lutfi Ahmad Rizali, Latifah Khadijah Amira Solehah, Faizal Embron, Adrian Yuda Sakti, Nina Damayanti, Muhammad Ferdi Nur, Marcelino Lampus, Nazwa Regina Putri, Rizki Hasanah, dan Azria Humaira Jadida.
Divisi Artistik: Faisal Embron, Zainuri Abdillah, Muhammad Yasir, Abdul Aziz, Adrian.
Divisi Make-up: Nina Damayanti, Anggota: Anindia Balkis Azra, Diva Khansa Ahadi, Muhammad Dede Maulana, Nur Hasmita Usamah, Riskayanti Salsabila.
Divisi Publikasi dan Dokumentasi: Ria Anggraini, Sobiatul Aslamiyah.
Pemusik: Seniman Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....