Kisah “Palui Guring Bapajah Lampu” Soroti Pemadaman Listrik

  • 29 Jul 2026 20:01 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kisah "Palui Guring Bapajah Lampu" menjadi refleksi atas tingginya perhatian masyarakat terhadap persoalan pemadaman listrik di Kalimantan Selatan. Kondisi tersebut dinilai berdampak terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Maestro Madihin, H. Anang Syahrani, dalam program Ragam Budaya Madihin Syair Bakisah RRI Pro4 Banjarmasin, Selasa, 28 Juli 2026. Menurutnya, kisah Palui menggambarkan keresahan masyarakat yang terdampak gangguan aliran listrik.

Dalam cerita tersebut, Palui sebenarnya tidak terlalu merasakan dampak pemadaman karena rumahnya belum teraliri listrik. Namun, ia tetap menunjukkan kekecewaan melihat kondisi listrik yang sering padam dan berdampak kepada masyarakat luas.

Melalui kisahnya, Palui bahkan menyampaikan pesan agar tiang listrik di wilayahnya dikafani dan dikubur. Hal tersebut menjadi simbol sindiran karena aliran listrik yang sering mati dan menyala kembali membuat keberadaan tiang listrik dianggap tidak memberikan manfaat maksimal.

"Kisah ini menjadi wadah bagi Palui untuk mengutarakan keluh kesahnya, sekaligus refleksi atas fenomena pemadaman listrik saat ini," ujar H. Anang Syahrani. "Kondisi tersebut membuat roda kehidupan menjadi tidak seimbang, dan melalui kisah Palui ini kita diajak memahami bahwa setiap orang berhak menyampaikan pandangannya."

Ia menjelaskan, kisah Palui menggambarkan kekecewaan sekaligus harapan masyarakat agar persoalan listrik segera mendapatkan solusi. Menurutnya, penyampaian kritik tetap dapat dilakukan dengan cara yang baik tanpa mengurangi nilai aspirasi yang ingin disampaikan.

H. Anang Syahrani menambahkan, Palui memiliki cara tersendiri dalam menyampaikan pesan, salah satunya dengan menyamarkan pihak yang dikritik menggunakan nama Fulan bin Fulan. Hal tersebut menjadi bagian dari karakter humor Palui yang tetap menjaga etika dalam menyampaikan kritik sosial.

Melalui syair dan madihin, masyarakat diharapkan dapat mengambil hikmah dari kisah Palui sebagai tokoh humor Banjar. Ia juga berharap persoalan pemadaman listrik segera teratasi sehingga aktivitas dan roda kehidupan dapat kembali berjalan normal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....