Tak Lekang Zaman, Bubur Asyura Satukan Warga Kampung Hijau di 10 Muharam
- 25 Jun 2026 11:50 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong terasa kental di Kampung Hijau, Kelurahan Sungai Bilu, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kamis pagi, 25 Juni 2026. Warga memperingati 10 Muharam dengan tradisi memasak Bubur Asyura secara bersama-sama.
Sejak pagi, warga dari berbagai kalangan berkumpul di lingkungan RT 002 untuk menyiapkan puluhan bahan makanan yang kemudian dimasak dalam kuali besar. Tradisi yang telah berlangsung lama itu tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Tahun Baru Islam, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Ketua RT 002 Kampung Hijau, Miftahul Arifin, mengatakan tradisi Bubur Asyura selalu dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat. “Setiap 10 Muharam, warga bergotong royong mulai dari menyiapkan bahan, memasak hingga membagikan bubur kepada masyarakat. Ini menjadi momen yang sangat kami tunggu,” ujarnya.
Menurut Miftah, seluruh proses pembuatan Bubur Asyura dilakukan secara swadaya. Warga dengan sukarela menyumbangkan bahan makanan maupun tenaga agar kegiatan tersebut dapat berjalan lancar.
“Yang paling penting bukan hanya buburnya, tetapi kebersamaan yang tercipta. Semua warga terlibat, baik orang tua, pemuda maupun anak-anak,” katanya.
Ia menjelaskan Bubur Asyura memiliki makna tersendiri bagi masyarakat. Selain menjadi simbol rasa syukur, tradisi tersebut juga mengajarkan pentingnya berbagi kepada sesama.
“Setelah selesai dimasak, bubur kami bagikan kepada warga dan masyarakat sekitar. Harapannya membawa berkah serta mempererat hubungan antarwarga,” ungkapnya.
Bubur Asyura khas Banjar memiliki cita rasa dan filosofi tersendiri. Bahan-bahannya terdiri dari berbagai macam sayur, kacang-kacangan, dan rempah yang melambangkan keberagaman serta persatuan.
Tradisi memasak bubur Asyura ini tidak hanya menjadi ajang berbagi rezeki, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap sejarah Islam. Hari Asyura yang diperingati pada tanggal 10 Muharam memiliki makna mendalam bagi umat Muslim, di antaranya mengenang peristiwa penting seperti keselamatan Nabi Nuh dari banjir besar dan pengorbanan cucu Rasulullah, Imam Husain, di Karbala.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....