APPSBI Kalsel Apresiasi Kuntau Fest 2026, Banyak Pegiat Kuntau Muda di Banua

  • 08 Jun 2026 09:19 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pengurus Asosiasi Perguruan Pencak Silat Budaya Indonesia (APPSBI) Kalimantan Selatan mengapresiasi gelaran Festival Kuntau (Kuntau Fest 2026) yang digelar oleh KNPI berkolaborasi dengan APPSBI Kota Banjarmasin. Festival yang melibatkan Puluhan Pegiat Seni Tradisional Kuntau dari berbagai daerah se-kalimantan selatan tersebut menjadi langkah awal untuk melestarikan olahraga budaya daerah.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua III APPSBI Provinsi Kalimantan Selatan, Yenny Frida Luntungan yang hadir menyaksikan langsung festival. Menurutnya, festival ini memiliki magnet tersendiri untuk melestarikan budaya dikalangan anak muda.

“Kami sangat mengapresiasi ya kegiatan kolaborasi KNPI dengan APPSBI Kota Banjarmasin ini, karena diikuti sebanyak 97 pegiat seni kuntau yang memang pemula ya dari 7 kabupaten kota,” ujar Yenny Frida.

Ia menyebut sebagian besar peserta yang ikut merupakan pemula yang harus diberi ruang untuk terus mengembangkan bakatnya. Ia berharap, melalui festival ini akan lahir banyak pegiat seni tradisional dari kalangan pemuda yang terus melestarikan budaya.

“Harapan kami kedepan, dengan adanya event-event untuk kelas pemula ini menjadi bibit awal untuk pembinaan APPSBI selanjutnya agar nanti tak hanya dikancah daerah saja tapi bisa di nasional bahkan internasional seperti jejak-jejak senior mereka sebelumnya,” ucapnya.

Ia menambahkan kedepan pihaknya juga berharap prestasi kuntau di kalimantan selatan dapat kembali berjaya di ajang nasional. Menurutnya, hal itu juga harus dibarengi komeitmen dari semua pihak untuk bisa terus melakukan pembinaan bagi para pegiat seni tradisional kuntau.

“Kedepannya insyaallah kita target kembali lagi masuk di peringkat ketiga yang seperti kita di Fornas Samarinda. Target kita insyaallah Kalsel akan mendapatkan lagi kejuaraan-kejuaraan yang sebelumnya di Fornas kita kembali di peringat atas,” katanya.

Lebih lanjut, pihaknya juga berkomitmen akan terus mendukung kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk melestarikan budaya tradisional daerah agar bisa berkembang ke generasi selanjutnya. Menurutnya, seni tradisonal kuntau merupakan wajah budaya banua yang harus terus di jaga dan dilestarikan dengan mengikuti perkembangan zaman.

“Selain kita mengembangkan secara pembinaan, kita di APPSBI juga melestariakan lebih ke mensosialisasikan ke masyarakat karena ini olahraga budaya yang betul-betul harus kita pertahankan bagaimana anak bangsa ini mengenal budanyanya,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....