Keistimewaan Bulan Dzulhijjah untuk Meningkatkan Amal Ibadah

  • 26 Mei 2026 07:24 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin : Bulan Dzulhijjah adalah salah satu bulan yang sangat dimuliakan dalam Islam. Selain menjadi waktu pelaksanaan ibadah haji dan Hari Raya Idul Adha, bulan ini juga menyimpan berbagai keutamaan bagi umat muslim.

"Bulan Dzulhijah menjadi peluang besar bagi umat Muslim untuk meningkatkan amal ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT," kata Ustaz Fahrujiannor, S.Th.I dalam Hikmah Subuh Pro 4 RRI Banjarmasin, Jum’at, 22 Mei 2026

Dzulhijjah termasuk satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT bersama Dzulqa’dah, Muharram, dan Rajab. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan.

“Sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah merupakan hari-hari terbaik untuk beramal saleh. Rasulullah SAW menyebut tidak ada amal yang lebih dicintai Allah dibanding amal pada hari-hari tersebut,” jelasnya.

Ustaz Fahrujiannor menerangkan tentang keutamaan Hari Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah. Bagi umat Islam yang tidak melaksanakan ibadah haji, dianjurkan untuk menjalankan puasa Arafah. Karena puasa arafah memiliki keutamaan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.

Selain itu, Idul Adha pada 10 Dzulhijjah menjadi momentum meneladani ketakwaan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS melalui ibadah kurban. Menurutnya, kurban bukan hanya penyembelihan hewan, tetapi juga simbol keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial terhadap sesama.

“Melalui ibadah kurban, umat Islam diajarkan untuk rela berbagi dan mendahulukan ketaatan kepada Allah SWT,” ucapnya, mengingatkan.

Ustaz Fahrujiannor juga menjelaskan tentang Hari Tasyrik pada tanggal 11 hingga 13 Dzulhijjah yang menjadi hari untuk bersyukur, makan, minum, dan memperbanyak dzikir kepada Allah SWT. Pada hari-hari tersebut umat Islam juga dilarang berpuasa.

Momentum Dzulhijjah juga menjadi waktu penting untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri. Hal itu mengingat bulan ini merupakan bulan terakhir dalam kalender Hijriyah.

Ia mengajak masyarakat agar memanfaatkan bulan Dzulhijjah dengan memperbanyak ibadah, doa, sedekah, dzikir, dan membaca Al-Qur’an. Selain itu yang juga penting menjaga hubungan baik dengan sesama.

“Jangan sampai kita melewatkan kemuliaan bulan Dzulhijjah tanpa amal terbaik. Karena bisa jadi inilah kesempatan besar untuk mendapatkan ampunan dan keberkahan pdari Allah SWT,” ujar ustaz Fahrujiannor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....