Fenomena Ketidakseimbangan Menghafal Bunyi dan Makna Lagu
- 25 Mei 2026 05:07 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin : Jika kita melihat beberapa lagu populer, kita akan menemukan banyak contoh menarik. Lagu “Someone Like You” dari Adele, misalnya, secara literal berbicara tentang mencari seseorang yang mirip dengan mantan kekasih. Namun, makna sebenarnya jauh lebih dalam, yaitu tentang kerinduan, kehilangan, dan penerimaan.
"Begitu juga dengan lagu “Firework” dari Katy Perry, yang secara literal menggambarkan manusia sebagai kembang api. Namun sebenarnya menyampaikan pesan bahwa setiap orang memiliki potensi untuk bersinar," kata Akademisi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin, Adinda Afifah Anwar, S.Pd, M.Li saat siaran Lentera Kehidupan Pro1 RRI Banjarmasin, Jumat 15 Mei 2026..
| Baca juga: Nikah "Zaman Now" dalam Perspektif Fikih |
Sementara itu, lagu “Fix You” dari Coldplay, kata Afifah, tidak benar-benar berbicara tentang memperbaiki seseorang secara fisik. Makna lagu tersebut tentang memberikan dukungan emosional kepada seseorang yang sedang terluka.
Afifah mengatakan fenomena menarik terjadi di kalangan remaja Indonesia. Banyak di antara mereka yang sangat menyukai lagu berbahasa Inggris, bahkan hafal seluruh liriknya, tetapi tidak benar-benar memahami artinya.
"Hal ini menimbulkan beberapa implikasi. Pertama, dari sisi bahasa, terjadi ketidakseimbangan antara kemampuan menghafal bunyi dan memahami makna," ujarnya.
Menurut afifah, remaja menjadi terbiasa dengan bagaimana bahasa itu terdengar, tetapi tidak selalu mengerti apa yang sebenarnya disampaikan. Kedua, muncul potensi kesalahpahaman makna.
"Lagu yang sebenarnya memiliki pesan mendalam bisa dianggap sebagai hiburan biasa, atau bahkan ditafsirkan secara keliru karena dipahami secara literal tanpa mempertimbangkan konteks," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....