Jejak Percandian Candi Laras, Bukti Peradaban Kuno di Tepian Sungai Negara

  • 09 Apr 2026 11:49 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID. Banjarmasin - Kawasan Candi Laras yang berada di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, diyakini sebagai pusat percandian pada masa lampau. Keberadaan situs ini disebut-sebut sejalan dengan kisah dalam Hikayat Banjar yang menceritakan perjalanan Empu Jatmika saat singgah di tepian Sungai Negara.

Kawasan yang saat ini yang disebut dengan kawasan candi laras memang dahulunya adalah pusat percandian. Ini adalah bukti tinggalan yang ada disebut dalam hikayat Banjar.

Tentang cerita empu jatmika yang pernah singgah dipinggiran sungai negara ini ada buktinya berupa peninggalan berupa percandian walaupun candinya sudah tidak ada lagi. Hal ini diceritakan Sejarawan Kalimantan Selatan, Hairiyadi, kepada RRI Banjarmasin, 9 April 2026.

Hairiyadi, menjelaskan bahwa kondisi candi yang tidak lagi terlihat utuh disebabkan oleh faktor struktur tanah di Kalimantan yang berbeda dengan di Pulau Jawa, struktur tanah di daerah ini lemah dan dalam perkembangan jaman struktur candi tenggelam kemudian menjadi reruntuhan.

“Bata reruntuhan candi ini bukanlah bahan tanah liat ada disini, jadi tanah yang memang bagus untuk membuat bata bukan ada disini yaitu ada di daerah pulau jawa," ucap Hairiyadi.

Sebagai bukti ada peradaban hindu ditempat ini, Hairiyadi menjelaskan bahwa diperkirakan pada abat 13-14 mereka mendirikan tempat pemujaan candi laras ditempat ini. Namun sebelumnya disini juga menjadi tempat persingahan pada abat ke 7 dan 8 itu berdasarkan temuan arca batara guru, ini memeperkuat bahwa disini juga ada peradaban buddha.

“Jejak melayu juga dapat dilihat disini, ini memberikan bukti juga ada tinggalan arca budha mirip dengan yang ditemukan di Palembang. Serta juga pernah ditemukan potongan batu bertuliskan Bahasa sansekerta “Jaya Sida," ucap hairiyadi.

Hairiyadi menunjukkan lokasi sumur pemandian di kawasan Candi Laras yang kini disakralkan warga. Di area ini ditemukan sejumlah tinggalan arkeologis, termasuk arca kecil yang diduga berkaitan dengan aktivitas keagamaan masa lalu. (foto:rri.co.id/herry)

Saat ini, salah satu titik yang masih dapat disaksikan di kawasan tersebut adalah lokasi yang oleh masyarakat setempat disebut sebagai sumur pemandian. Tempat ini kini disakralkan dan diyakini menyimpan berbagai peninggalan, termasuk arca kecil.

Keberadaan situs Candi Laras menjadi bukti penting bahwa wilayah Kalimantan Selatan pernah menjadi bagian dari jaringan peradaban Hindu-Buddha di Nusantara. Meski sebagian besar peninggalannya telah hilang, nilai sejarah yang terkandung di dalamnya tetap menjadi warisan budaya yang perlu dijaga dan diteliti lebih lanjut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....