Menggali Makna Pribahasa Banjar: Mamuji Pakasam Saurang
- 28 Mar 2026 09:14 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin: Ungkapan khas Banjar “mamuji pakasam saurang” memiliki sarat makna filosofis yang relevan dengan kehidupan modern saat ini. Secara harfiah, mamuji pakasam saurang berarti memuji ikan pakasam buatan sendiri.
"Namun, di balik makna sederhana tersebut, tersimpan sindiran terhadap perilaku manusia yang gemar membanggakan diri sendiri secara berlebihan. Dalam budaya Banjar, sikap seperti ini dianggap bertentangan dengan nilai kerendahan hati yang dijunjung tinggi," kata budayawan Noorhalis Majid, Ragam Budaya Bacangkurah Pro4 RRI Banjarmasin, Jumat 27 Maret 2026.
Noorhalis Majid menjelaskan bahwa ungkapan ini merupakan bentuk kearifan lokal. Ungkapan yang diwariskan untuk mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam kesombongan.
“Orang Banjar sejak dulu diajarkan untuk tidak meninggikan diri sendiri, tetapi membiarkan orang lain yang menilai,” ujarnya.
Menurutnya, dalam kehidupan bermasyarakat, penghargaan terhadap diri memang penting, namun harus tetap berada dalam batas kewajaran. Jika berlebihan, hal tersebut justru dapat merusak hubungan sosial dan menimbulkan kesan tidak tulus.
Sementara itu, akademisi Arif Rahman Hakim menilai bahwa nilai-nilai dalam ungkapan tersebut masih sangat relevan di era sekarang. Arif mengingatkan bahwa masyarakat modern cenderung lebih terbuka dalam mengekspresikan diri, namun tetap perlu dibarengi dengan etika dan kesadaran budaya.
Untuk itu diharapkan masyarakat dapat kembali memahami pentingnya menjaga keseimbangan antara percaya diri dan rendah hati. Ungkapan mamuji pakasam saurang menjadi pengingat bahwa tidak semua hal perlu diumbar, dan tidak semua pencapaian harus dipuji sendiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....