Hari Teater Sedunia, Wujud Apresiasi Seni Peran
- 27 Mar 2026 10:55 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Hari Teater Sedunia diperingati setiap 27 Maret sebagai bentuk apresiasi terhadap seni teater di seluruh dunia. Peringatan ini diprakarsai oleh Institut Teater Internasional sejak 1961 dengan dukungan UNESCO untuk mempromosikan teater secara global.
Dilansir dari iti-worldwide.org, Hari Teater Dunia pertama kali dirayakan pada 27 Maret 1962. Tanggal tersebut bertepatan dengan pembukaan musim “Theatre of Nations” di Paris dan sejak itu diperingati setiap tahun di berbagai negara.
Hari Teater Dunia bertujuan untuk mempromosikan seni teater di tingkat internasional. Selain itu, peringatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan nilai dan peran penting seni teater dalam kehidupan.
Momentum ini juga memberi ruang bagi komunitas teater untuk memperkenalkan karya mereka kepada publik yang lebih luas. Dengan demikian, para pemangku kepentingan diharapkan dapat memahami serta mendukung perkembangan seni teater.

Salah satu agenda penting dalam peringatan ini adalah penyampaian Pesan Internasional Hari Teater Dunia. Pesan tersebut disampaikan oleh tokoh dunia yang diundang ITI untuk berbagi refleksi tentang teater dan budaya perdamaian.
Pesan internasional pertama ditulis oleh Jean Cocteau. Sejak itu, pesan tersebut diterjemahkan ke berbagai bahasa dan disebarluaskan ke seluruh dunia.
Seni teater terus berkembang di berbagai belahan dunia, seperti Eropa, Asia, Afrika, dan Amerika, dengan karakteristik yang beragam. Pertunjukan teater umumnya memadukan unsur drama, tari, musik, dan ekspresi artistik lainnya.
Hari Teater Sedunia menjadi pengingat pentingnya seni peran dalam kehidupan masyarakat. Peringatan ini juga menjadi bentuk apresiasi terhadap keberagaman dan kekayaan seni teater di dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....