Empan Papan, Etika Hidup Masyarakat Jawa

  • 18 Mar 2026 21:22 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Program Ragam Budaya “Sambung Roso” RRI Pro4 Banjarmasin pada Rabu, 18 Maret 2026 mengangkat tema kearifan lokal Jawa. Siaran ini menghadirkan narasumber Sulisno, S.Sn., M.A., yang akrab disapa Ki Sulis, mengupas konsep empan papan sebagai bagian dari filosofi hidup masyarakat Jawa.

Ki Sulis menjelaskan, konsep empan papan dimaknai sebagai kemampuan menempatkan diri secara tepat dalam berbagai situasi sosial. Ia menyebut nilai tersebut merupakan bagian dari unggah-ungguh yang menjadi pedoman masyarakat Jawa dalam bersikap dan berinteraksi.

“Empan papan itu bukan sekadar sopan santun, tetapi kecerdasan membaca situasi, memahami posisi diri, dan bertindak dengan bijak,” ujarnya.

Menurutnya, nilai ini berkaitan erat dengan tata krama, tepa selira, dan sikap andhap asor yang membentuk karakter seseorang agar mampu menjaga harmoni dalam hubungan sosial. Namun, ia juga menyoroti salah satu kelemahan dalam budaya komunikasi masyarakat Jawa.

“Orang Jawa sering tidak menyampaikan sesuatu secara langsung, tetapi melalui ekspresi atau gestur. Hal ini kadang membuat pesan menjadi ambigu dan tidak tersampaikan dengan jelas,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ki Sulis menegaskan bahwa empan papan juga berkaitan dengan kecerdasan komunikasi dan pengendalian diri. Seseorang dituntut mampu membaca situasi, memilih kata yang tepat, serta menjaga sikap agar tidak menimbulkan ketidakharmonisan dalam lingkungan sosial.

Ia menambahkan, empan papan bukan sekadar nilai tradisional, tetapi juga menjadi kecerdasan budaya yang relevan di era modern. Kemampuan menempatkan diri secara tepat dinilai penting untuk menjaga hubungan sosial yang sehat di tengah masyarakat yang semakin beragam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....