Menakar Kualitas Juri Musik

  • 15 Feb 2026 15:29 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin : Kualitas sebuah kompetisi musik tidak hanya ditentukan oleh megahnya panggung atau banyaknya peserta. Kualitas kompetisi juga ditentukan oleh integritas dan kompetensi para jurinya.

Hal itu mengemuka dalam dialog Panderan Baisukan Pro4 RRI Banjarmasin, bersama PAPPRI Kalimantan Selatan, Rabu 11 Pebruari 2026. Dialog bertema “Menakar Kualitas Juri Musik”, menghadirkan Drs. Candra Hasan (Letkol Purn. TNI AD), Dino Sirajudin selaku Ketua PAPPRI Kalsel, serta H. Sabransyah.

Ketua PAPPRI Kalsel, Dino Sirajudin mengatakan, bahwa juri musik memegang peran strategis dalam menentukan arah pembinaan dan masa depan peserta. Penilaian yang objektif dan berbansis kompetensi tidak hanya melahirkan pemenang, tetapi juga membangun standar kualitas seni yang sehat.

“Seorang juri ideal harus memiliki pemahaman teori musik, pengalaman praktis, serta integritas moral yang kuat. Selain itu, transparansi sistem penilaian dan indikator yang jelas menjadi bagian penting untuk menjaga kredibilitas kompetisi,”ujarnya.

Dino menekankan pentingnya standar profesional dalam proses penjurian. Sementara itu, para narasumber juga menyoroti tanggung jawab panitia penyelenggara dalam memastikan proses seleksi juri dilakukan secara cermat.

Kompetisi musik, kata mereka, bukan sekadar ajang seremonial, melainkan ruang pembinaan generasi musisi. Karena itu, objektivitas, etika, dan profesionalisme harus menjadi fondasi utama dalam setiap proses penilaian.

Dialog ini diharapkan menjadi refleksi bersama bagi penyelenggara, pelaku seni, dan masyarakat luas bahwa kualitas sebuah kompetisi musik sangat ditentukan oleh kualitas jurinya. Dengan menghadirkan juri yang kompeten dan berintegritas, ekosistem musik di Kalsel diharapkan tumbuh lebih adil, bermartabat, dan berorientasi pada pembinaan jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....