Satgas Karhutla Siapkan Restorasi Hidrologi di Pengayuan Banjarbaru

  • 14 Sep 2026 08:39 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Satgas Karhutla Kalsel menyiapkan restorasi hidrologi sebagai solusi permanen mengatasi kebakaran gambut di Pengayuan, Banjarbaru.
  • Pemerintah merencanakan pemanfaatan air pasang, penutupan kanal, dan pembangunan sumur resapan untuk menjaga kelembapan gambut.
  • Warga mendukung upaya tersebut, tetapi meminta penanganan tetap mempertimbangkan aktivitas masyarakat setempat.
Video

RRI.CO.ID, Banjarbaru – Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) Kalimantan Selatan menyiapkan langkah permanen untuk mengatasi kebakaran lahan gambut di kawasan Pengayuan, Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Banjarbaru. Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Penanganan Karhutla Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq, mengatakan pemadaman secara konvensional belum cukup untuk mengatasi api yang berada di bawah permukaan gambut.

Pemerintah menyiapkan restorasi hidrologi di sejumlah kawasan yang terdampak karhutla, termasuk Hutan Lindung Liang Anggang, Guntung Damar, dan Pengayuan. Khusus di Pengayuan, pasokan air direncanakan memanfaatkan dorongan air pasang laut untuk membantu membasahi kawasan gambut.

Ketua RT 2 Landasan Ulin Selatan, Hendra, mendukung upaya pemerintah dalam mencegah kebakaran gambut kembali terjadi. Namun, ia meminta rencana penutupan kanal tetap mempertimbangkan aktivitas dan kebutuhan masyarakat setempat.

Selain sistem blocking untuk menjaga tata air, pemerintah juga merencanakan pembangunan sejumlah sumur resapan dengan jarak sekitar satu kilometer antartitik. Langkah tersebut ditujukan untuk menjaga ketersediaan air dan mencegah lahan gambut kembali mengering.

Pemerintah berharap restorasi hidrologi dapat menjadi solusi jangka panjang dalam menangani kebakaran gambut di kawasan Pengayuan. Upaya tersebut juga diharapkan mampu menjaga kelembapan gambut dan mengurangi risiko terjadinya karhutla berulang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....