Kabut Asap, PJJ Sekolah Banjarmasin Diperpanjang hingga 12 September 2026
- 10 Sep 2026 09:48 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Kota Banjarmasin resmi diperpanjang hingga 12 September 2026 akibat kabut asap yang terus menyelimuti wilayah.
- Kebijakan PJJ diterapkan di hampir seluruh sekolah jenjang SD dan SMP di Kota Banjarmasin sebagai upaya melindungi kesehatan siswa dari kualitas udara yang buruk.
- Kabut asap berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak pada peningkatan kasus ISPA dan menurunnya kualitas udara setempat.
Video
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang diberlakukan sejak Senin, 7 September 2026, kini berjalan di hampir seluruh sekolah jenjang SD dan SMP di Kota Banjarmasin. Kebijakan tersebut resmi diperpanjang hingga 12 September 2026 karena kabut asap masih menyelimuti wilayah setempat.
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berdampak langsung terhadap aktivitas pendidikan di Kota Banjarmasin. Pemerintah Kota Banjarmasin sebelumnya mengalihkan pembelajaran tatap muka menjadi PJJ pada 7–9 September 2026 menyusul meningkatnya kasus ISPA dan memburuknya kualitas udara.
Di SDN Antasan Besar 7 Banjarmasin, pembelajaran selama PJJ dilakukan secara daring. Kepala SDN Antasan Besar 7, Rahmat Kartada, mengatakan metode tersebut diterapkan berdasarkan kesepakatan bersama wali murid.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama, sebelumnya menegaskan seluruh satuan pendidikan wajib memastikan proses belajar tetap berjalan efektif selama PJJ. Pembelajaran dapat dilakukan melalui penugasan yang disesuaikan dengan kemampuan siswa dan sejalan dengan Surat Edaran Kemendikdasmen Nomor 20 Tahun 2026.
Setelah berjalan selama tiga hari, PJJ di Kota Banjarmasin diperpanjang hingga 12 September 2026. Perpanjangan dilakukan karena Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) masih berada dalam kategori sangat tidak sehat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....