Polda Kalsel Kembangkan Inovasi Pemadaman Bara Lahan Gambut
- 09 Sep 2026 09:06 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Polda Kalimantan Selatan melakukan uji coba inovasi cairan surfaktan berbahan dasar minyak nabati untuk mengatasi kebakaran lahan gambut yang sulit padamkan.
- Cairan surfaktan disuntikkan langsung ke dalam lapisan gambut hingga kedalaman sekitar dua meter menggunakan metode suntik gambut untuk menargetkan titik panas di bawah permukaan tanah.
- Inovasi ini dirancang khusus oleh Bidang Laboratorium Forensik Polda Kalsel untuk mengatasi bara api yang masih tersimpan di bawah permukaan lahan gambut.
Video
RRI.CO.ID, Banjarbaru – Polda Kalimantan Selatan menguji inovasi untuk memadamkan kebakaran lahan gambut, khususnya bara api yang masih tersimpan di bawah permukaan tanah. Inovasi tersebut berupa cairan surfaktan berbahan dasar minyak nabati yang diracik Bidang Laboratorium Forensik Polda Kalsel.
Cairan tersebut diaplikasikan melalui metode suntik gambut dengan memasukkan pipa hingga kedalaman sekitar dua meter. Selanjutnya, cairan disuntikkan langsung ke dalam lapisan gambut untuk menyasar titik panas di bawah permukaan tanah.
Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan efektivitas metode tersebut dipantau menggunakan drone thermal di kawasan Pengayuan, Banjarbaru. Hasil pemantauan menunjukkan suhu gambut yang sebelumnya mencapai sekitar 120 derajat Celsius turun menjadi sekitar 30 derajat Celsius dalam waktu satu menit setelah cairan disuntikkan.
Menurutnya, cairan surfaktan memiliki kemampuan meresap lebih cepat ke dalam gambut dibandingkan air biasa. Kondisi tersebut memungkinkan bara api di bawah permukaan tanah lebih cepat didinginkan dan dipadamkan.
Inovasi tersebut juga mendapat perhatian dari mahasiswa yang turut terlibat dalam penanganan kebakaran lahan gambut, salah satunya Muhammad Arsyad dari Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat. Setelah dinilai berhasil dalam uji coba, Polda Kalsel mengirim sekitar 1.000 liter atau satu ton cairan surfaktan ke Polda Kalimantan Tengah untuk mendukung penanganan karhutla di wilayah tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....