Tekan Karhutla, OMC Kalsel Digelar hingga 9 September 2026

  • 07 Sep 2026 19:08 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Lanud Syamsudin Noor bersama BNPB melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sejak Sabtu, 5 September 2026 untuk mengatasi ancaman kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan di Kalimantan Selatan.
  • Pemantauan satelit menunjukkan sekitar 600 titik panas (hotspot) masih terdeteksi di wilayah Kalimantan Selatan.
  • OMC dilakukan dengan tujuan meningkatkan curah hujan di wilayah yang membutuhkan pembasahan untuk menekan risiko kebakaran dan mengatasi kondisi kekeringan.
Video

RRI.CO.ID, Banjarbaru – Upaya menekan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta mengatasi kekeringan di Kalimantan Selatan terus diperkuat. Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Syamsudin Noor bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sejak Sabtu, 5 September 2026.

Komandan Lanud Syamsudin Noor, Kolonel Penerbang Hilman L.P. Ambarita, mengatakan pemantauan satelit masih menunjukkan sekitar 600 titik panas (hotspot) di wilayah Kalimantan Selatan. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan OMC kembali dilakukan untuk membantu meningkatkan curah hujan di wilayah yang membutuhkan pembasahan.

Sebanyak satu ton garam telah disemai menggunakan pesawat BNPB yang berangkat dari Lanud Syamsudin Noor, Sabtu sore, 5 September 2026. Bahan tersebut ditaburkan pada kawasan yang memiliki potensi awan hujan dan telah diidentifikasi berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Tenaga Ahli Kepala BNPB, Brigjen TNI Purnawirawan Herman Hidayat, mengatakan operasi modifikasi cuaca akan dilaksanakan selama beberapa hari hingga 9 September 2026. OMC dilakukan untuk membantu meningkatkan peluang hujan di wilayah yang membutuhkan pembasahan sebagai bagian dari penanganan karhutla dan kekeringan.

Sebelumnya, operasi modifikasi cuaca juga telah dilaksanakan di wilayah Kalimantan Selatan pada Juli 2026. Setelah sekitar satu bulan tidak terdapat potensi awan hujan yang cukup untuk pelaksanaan OMC, operasi kembali dilakukan sejak 5 September 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....