Erupsi Anak Krakatau, Ribuan Penumpang di Syamsudin Noor Terdampak

  • 07 Sep 2026 08:46 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Sebanyak 14 penerbangan terpaksa dibatalkan di Bandara Internasional Syamsudin Noor pada Minggu, 6 September 2026, akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebabkan penutupan sementara operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
  • Pembatalan penerbangan terdiri atas delapan penerbangan keberangkatan dan enam penerbangan kedatangan, termasuk rute Banjarmasin-Jakarta dan sejumlah penerbangan yang terhubung melalui Jakarta.
  • General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, mengonfirmasi detail pembatalan penerbangan akibat dampak langsung dari aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Video

RRI.CO.ID, Banjarbaru – Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Sebanyak 14 penerbangan terpaksa dibatalkan pada Minggu, 6 September 2026, akibat penutupan sementara operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, mengatakan pembatalan tersebut terdiri atas delapan penerbangan keberangkatan dan enam penerbangan kedatangan. Penerbangan yang terdampak antara lain rute Banjarmasin-Jakarta serta sejumlah penerbangan yang terhubung melalui Jakarta.

Pembatalan tersebut berdampak terhadap 1.971 penumpang, terdiri atas 1.187 penumpang keberangkatan dan 784 penumpang kedatangan. Manajemen bandara masih memantau perkembangan kondisi dan informasi terbaru terkait operasional penerbangan.

Millyas meminta calon penumpang mengecek kembali jadwal penerbangan melalui maskapai masing-masing sebelum menuju bandara. Bagi penumpang yang sudah berada di Bandara Syamsudin Noor, petugas menyiapkan bantuan dan arahan selama terjadi gangguan operasional.

Manajemen Bandara Syamsudin Noor mengimbau penumpang terus memantau informasi dari maskapai karena jadwal penerbangan dapat berubah mengikuti perkembangan sebaran abu vulkanik. Gangguan penerbangan tersebut merupakan dampak tidak langsung erupsi Gunung Anak Krakatau setelah sejumlah bandara, termasuk Soekarno-Hatta, mengalami penghentian atau pembatasan operasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....