Wamenko Pangan Dorong Sistem Permanen Tangani Karhutla Kalsel

  • 05 Sep 2026 08:27 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Penanganan karhutla tidak cukup hanya fokus pada pemadaman musiman saat musim kemarau, tetapi memerlukan sistem pencegahan dan penanggulangan yang lebih permanen dan terstruktur.
  • Wakil Menteri Koordinator Pangan Hanif Faisol Nurofiq menekankan pentingnya evaluasi mendalam terhadap semua pembelajaran dari penanganan karhutla sebelumnya untuk membangun sistem yang lebih efektif.
  • Rapat koordinasi penanganan karhutla dilaksanakan di Posko Karhutla kawasan Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru pada Jumat, 4 September 2026, melibatkan berbagai stakeholder penanganan bencana.
Video

RRI.CO.ID, Banjarbaru – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan dinilai tidak cukup hanya berorientasi pada pemadaman saat musim kemarau. Langkah sistematis dan permanen perlu dibangun agar karhutla tidak terus menjadi agenda tahunan.

Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Pangan Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, seluruh pembelajaran dari penanganan karhutla selama ini perlu dievaluasi dan menjadi dasar membangun sistem pencegahan serta penanggulangan yang lebih permanen. Hal itu disampaikannya usai memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla di Posko Karhutla kawasan Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Jumat, 4 September 2026.

Hanif mengingatkan fenomena El Nino yang menyebabkan kondisi lebih kering harus diantisipasi karena diprediksi berlangsung lebih panjang dengan curah hujan yang semakin sedikit. Menurutnya, ketersediaan air juga menjadi faktor utama dalam pemadaman, terutama di kawasan gambut yang membutuhkan pembasahan berkelanjutan untuk mencegah api dan bara kembali muncul.

Sementara itu, Kepala BPBD Kalsel Ronny Eka Saputra melaporkan penanganan karhutla selama dua pekan terakhir cukup berhasil mengurangi sejumlah titik api. Namun, keterbatasan ketersediaan air masih menjadi kendala sehingga petugas harus menghemat penggunaan air dalam proses pemadaman dan pembasahan lahan.

Usai rapat koordinasi, Hanif Faisol Nurofiq bersama Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, Kepala BPBD Kalsel Ronny Eka Saputra, dan unsur terkait meninjau lokasi karhutla di kawasan Pengayuan, Liang Anggang. Peninjauan dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan efektif sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam membangun sistem pencegahan dan penanggulangan karhutla yang lebih permanen di Kalimantan Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....