Polda Kalsel Uji Cairan MES untuk Padamkan Bara Gambut Karhutla

  • 04 Sep 2026 12:21 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Polda Kalimantan Selatan mengembangkan metode inovasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan dengan menyuntikkan cairan berbahan dasar Methyl Ester Sulfonate (MES) langsung ke lapisan gambut.
  • Metode ini menyasar bara api di bawah permukaan tanah yang sulit dipadamkan menggunakan cara konvensional dengan menembus lapisan gambut menggunakan pipa undercooling.
  • Uji coba dipimpin oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan di Desa Pengayuan, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru pada Rabu, 2 September 2026.
Video

RRI.CO.ID, Banjarbaru – Polda Kalimantan Selatan mengembangkan inovasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menyuntikkan cairan berbahan dasar Methyl Ester Sulfonate (MES) langsung ke lapisan gambut. Metode tersebut menyasar bara api di bawah permukaan tanah yang sulit dipadamkan menggunakan cara konvensional.

Uji coba dipimpin Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan saat penanganan karhutla di Desa Pengayuan, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Rabu, 2 September 2026. Dalam pengujian, pipa undercooling ditancapkan hingga menembus lapisan gambut yang masih menyimpan bara, kemudian cairan MES diinjeksi langsung ke titik panas.

Hasil pemantauan menggunakan drone thermal menunjukkan suhu gambut yang sebelumnya mencapai sekitar 120 derajat Celsius turun menjadi kisaran 30 derajat Celsius. Penurunan suhu terjadi setelah permukaan dibasahi dan cairan MES disuntikkan selama sekitar satu menit.

Kapolda Kalsel mengatakan cairan MES dikembangkan Bidlabfor Polda Kalsel berbahan dasar minyak nabati dan dirancang memiliki daya penetrasi lebih cepat ke dalam gambut dibandingkan air biasa. Selain menyasar bara di bawah tanah, pemadaman permukaan juga dilakukan dengan menyemprotkan cairan pemadam untuk membasahi vegetasi kering dan mencegah api kembali menyala.

Gubernur Kalsel Muhidin yang turut meninjau penanganan mengapresiasi hasil uji coba tersebut dan berharap inovasi terus dikembangkan untuk mempercepat penanganan karhutla, khususnya di kawasan gambut. Atas hasil pengujian, Bidlabfor Polda Kalsel akan memproduksi cairan MES dalam jumlah lebih besar dan menstandarkan sistem pipa undercooling agar dapat digunakan lebih luas di Kalimantan Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....