Kabut Asap Karhutla, Pedagang Kertak Hanyar Terdampak

  • 03 Sep 2026 10:27 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Kabut asap yang menyelimuti Kalimantan Selatan berdampak signifikan pada aktivitas perdagangan masyarakat, terutama di kawasan Jalan A Yani Kilometer 7, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar.
  • Kondisi asap yang pekat menyebabkan masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah untuk menghindari paparan langsung, sehingga aktivitas perdagangan menjadi sepi.
  • Fenomena kabut asap ini menunjukkan dampak lingkungan yang luas terhadap kehidupan sehari-hari dan ekonomi lokal di wilayah Kalimantan Selatan.
Video

RRI.CO.ID, Banjar – Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan Selatan turut memengaruhi aktivitas masyarakat di luar ruangan. Kondisi tersebut salah satunya dirasakan para pedagang di kawasan Jalan A Yani Kilometer 7, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar.

Aktivitas perdagangan di kawasan tersebut dalam beberapa waktu terakhir cenderung sepi. Kabut asap yang cukup pekat membuat sebagian masyarakat memilih mengurangi aktivitas di luar rumah untuk menghindari paparan asap.

Salah seorang pedagang, Sarman, mengaku kondisi tersebut berpengaruh terhadap omzet penjualannya. Menurutnya, banyak warga memilih berdiam di rumah sehingga jumlah pembeli turut berkurang.

Kondisi serupa dirasakan pedagang lainnya, Halimah. Ia harus lebih ketat menjaga kebersihan makanan yang dijual agar tetap higienis di tengah kabut asap yang muncul dengan kondisi yang tidak menentu.

Kabut asap tersebut merupakan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di Kalimantan Selatan. Berdasarkan data BPBD Kalsel hingga Rabu, 2 September 2026, tercatat 2.449 kejadian karhutla dengan luas lahan terbakar mencapai 13.912 hektare dan sebaran hotspot sebanyak 17.800 titik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....