Kabut Asap Selimuti Banjarmasin, BPBD Klaim Tak Ada Hotspot
- 01 Sep 2026 08:59 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- BPBD Kota Banjarmasin menyatakan tidak menemukan titik panas atau hotspot di wilayahnya meskipun terjadi puluhan kebakaran lahan pada musim kemarau.
- Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarmasin Husni Thamrin mencatat 27 kejadian kebakaran lahan dengan total luasan 2.828 hektare selama puncak musim kemarau.
- Seluruh kejadian kebakaran lahan diduga dipicu oleh kelalaian masyarakat, bukan karena hotspot alami atau aktivitas industri.
Video
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin menyatakan tidak menemukan titik panas atau hotspot di wilayahnya. Meski tercatat puluhan kejadian kebakaran lahan sejak memasuki puncak musim kemarau, kebakaran tersebut dinilai bukan sumber kabut asap yang dirasakan masyarakat.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarmasin, Husni Thamrin, mengatakan terdapat 27 kejadian kebakaran lahan dengan total luasan sekitar 2.828 hektare. Menurutnya, seluruh kejadian tersebut diduga dipicu oleh kelalaian masyarakat.
Dari 27 kejadian tersebut, Banjarmasin Selatan menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni sembilan kejadian. Selanjutnya, Banjarmasin Tengah mencatat lima kejadian, Banjarmasin Timur tiga kejadian, dan Banjarmasin Barat dua kejadian.
Husni menjelaskan, sejumlah kebakaran bermula dari aktivitas sederhana seperti membakar sampah. Api yang tidak diawasi kemudian merembet ke lahan di sekitarnya hingga berkembang menjadi kebakaran lahan.
Ia menegaskan kebakaran lahan di Banjarmasin tidak sampai menjadi sumber kabut asap yang dirasakan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. BPBD Banjarmasin menyebut kabut asap lebih dipengaruhi karhutla di wilayah sekitar dan terus mengingatkan masyarakat tidak melakukan pembakaran terbuka di tengah kondisi cuaca yang semakin kering.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....